17:00 . Kartar Sumberrejo Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Lomba Mewarnai   |   16:00 . 17 Group Drumband se Dander Turut Meriahkan HUT RI ke 74   |   15:00 . Dua Kepala OPD Masuk Masa Pensiun, Kekosongan Kursi Bakal Bertambah?   |   14:00 . Kesulitan Ajukan Pengisian Kepala OPD, BKPP Tunggu Sekda Baru   |   13:00 . Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah   |   12:00 . Mariono Masuk Daftar Top Skor Liga 3 Jatim   |   11:00 . Wujud Syukur, Jalin Silaturahim   |   10:00 . Warganet Ramai-Ramai Puji Penari Thengul   |   09:00 . Rampungkan Pemberkasan, Kejari Resmi Perpanjang Masa Tahanan SH   |   08:00 . Bojonegoro Sapa Dunia dengan Thengul   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 21 August 2018 07:00

Tak Perlu Dihindari, Stres Bisa Dikelola

Tak Perlu Dihindari, Stres Bisa Dikelola

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Stres menandai seseorang bahwa dia hidup. Namun, stres berkepanjangan dan tak tertangani dengan baik justru bisa menimbulkan masalah.

Konselor sekaligus trainer Harmoni Ezra mengungkapkan, pada dasarnya ada dua cara menangani stres, secara emosional dan problem solver (memecahkan masalah).

Cara emosional lebih kepada pengalihan saat stres, seperti pergi ke mal, nonton film favorit, hingga mendengarkan musik ketika bekerja. Seseorang baru merasa lebih lega jika melakukan kegiatan tersebut.

Cara kedua, kata Harmoni, adalah memecahkan masalah, di mana seseorang yang dalam kondisi stres langsung 'menabrak' masalah tersebut untuk diselesaikan.

"Agar lebih baik, dua cara itu harus berjalan dan dilakukan bersama," ujar Harmoni di acara talskhow bertajuk #UbahStigma, di @america, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Selain dua kelompok cara tersebut, terdapat beberapa cara sederhana lain untuk mengelola stres.

Harmoni menyarankan melakukan teknik pernapasan 4-2-6, tarik napas empat hitungan, tahan dua hitungan, kemudian lepaskan enam hitungan. Lakukan cara tersebut berkali-kali, terutama saat stres.

"Sebab saat stres, kita seringkali lupa bernapas, sehingga teknik pernapasan ini memaksa kita untuk bernapas," kata Harmoni.

"Saat bernapas, oksigen masuk ke otak dan cara itu bisa membuat lebih rileks dan rasional."

Jakoep Ezra, founder perusahaan konsultan dan training Power Character menambahkan, ada beberapa cara lain ketika stres mendera, seperti melakukan aktivitas fisik yang berfungsi untuk mengembangkan psikomotorik.

Kita juga bisa 'curhat' sebagai satu cara lain melepaskan stres.

"Saya memiliki teman curhat, driver saya sendiri. Dia cukup menjawab 'iya' dan 'oh gitu'. Cara seperti itu untuk merasa didengar," ujar Jakoep.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah menyendiri dan tidak menemui siapa pun. 'Me time' ini berfungsi agar kita lebih dekat dengan diri sendiri.

Terakhir adalah self exploration, antara lain ke rumah ibadah, berdoa yang erat berkaitan dengan Spiritual Quotient (SQ).

"Yang tidak boleh dilakukan saat stres adalah berkumpul juga dengan orang yang mengalami stres juga," kata Jakoep.

Sebab, berkumpul dengan orang yang mengalami stres juga akan berdampak buruk. Kita akan menanggung beban orang yang mengalami stres tersebut.

"Jadi sebelum curhat, tanya dulu, apakah juga sedang stres. Jika iya, lebih baik tidak usah curhat," katanya.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat