09:00 . Indahnya Desain Bendungan Karangnongko Bojonegoro   |   08:00 . Awak Media Mulai Divaksin   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   06:00 . Vaksin Bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan   |   05:00 . Jumlah Konfirmasi Positif Covid-19 di Bojonegoro Tetap 55 Orang   |   20:00 . Harga Telur Ayam Ras Hari ini Kembali Naik   |   19:00 . 1.063 Petugas Pubik Divaskinasi di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro   |   18:00 . Sejumlah Organisasi Guru Mendukung Vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan   |   17:00 . Dispendukcapil Jemput Bola Rekam E-KTP untuk Difabel dan Manula   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro Vaksinasi Masal Tahap Ke-2 Bagi Petugas Publik   |   15:00 . Dua Puskesmas Bojonegoro Layani Penyuntikan Dosis Vaksin Petugas Publik   |   14:00 . Tahun 2020, 30 SD Merger, untuk 2021 Masih Dipetakan   |   13:00 . Pembelajaran Praktik Siswa SMK Diperbolehkan Tatap Muka   |   12:00 . EMCL Bersama STIKes ICsada Diseminasikan Program Aku Sehat di Wilayah Banyu Urip   |   09:00 . Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1.112.725 Juta Orang   |  
Fri, 26 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ternyata Lansia Miskin di Bojonegoro Dapat Uang Rp1 Juta

blokbojonegoro.com | Tuesday, 21 August 2018 15:00

Ternyata Lansia Miskin di Bojonegoro Dapat Uang Rp1 Juta

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Bagi warga Bojonegoro yang lanjut usia (Lansia) 60 tahun ke atas mendapatkan Asistensi Usia lanjut (Aslut), sebanyak Rp1 juta per orang.

"Rp1 juta itu selama satu tahun," kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Bojonegoro, Dwi Harningsih, kepada blokBojonegoro.com, Senin (20/8/2018) di Kantornya.

Di Bojonegoro, kata Dwi, ada penerima sekitar 200 orang aslut. Anggaran tersebut di ambil dari APBD 2018 yaitu Rp200 juta.

Menurut dia, pengajuan tersebut adalah dari desa. Jadi, yang berhak mengajukan adalah pihak desa "Karena pihak desa kan yang lebih tau kondisi warganya," terangnya.

Program ini sebenarnya sudah ada sejak 2014 -2018 lalu. Kemudian pihaknya bere­ncana pada 2019 akan ada penerima sebanyak 400 orang Aslut. "Diperuntukkan kesejah­terakan lansia yang tidak bekerja," terangnya.

Menurutnya, ada juga bantu­an lansia potensial yang bisa diberdayak­an. Artinya ada lansia yang masih mempunyai usaha. "Misalnya ada lansia punya usaha lontong pecel, ada yang kita bantu," beber Dwi. [top/ito]

Tag : aslut, asiistensi, lansia


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat