17:00 . LDII Ingin Bersinergi Majukan Bojonegoro   |   16:30 . Tetap Patuh Prokes, PW Fatayat NU Jatim Visitasi ASIFA PC Fatayat Bojonegoro   |   16:00 . Pasca Viral, Sehari Soto Seribuan Laku Hingga Ratusan Porsi   |   15:00 . Selamat PWI Jatim Luluskan 17 Wartawan Berkompeten   |   14:00 . Antusias, 52 Grup Bersaing Jadi Pemenang   |   13:00 . Bojonegoro Green Taman Kota Indah dan Cantik   |   12:00 . Berkelok-kelok Jalan Mulus Pelosok Desa   |   11:00 . Satgas Covid-19 Ingatkan Pengalaman Libur Panjang untuk Dijadikan Pelajaran   |   10:30 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional Terus Meningkat Menjadi 437.456 Orang   |   09:00 . Apa Saja Kandungan Vaksin?   |   08:00 . Ilatifa Fahira Putri, Merintis Usaha Saat Sibuk Skripsi.   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   06:00 . Akhir Pekan, Hujan Ringan Akan Guyur Bojonegoro Siang Ini   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru di Bojonegoro Tambah 4 Orang   |  
Sat, 28 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 28 August 2018 19:00

Kenali Gejala Bipolar Sejak Dini, Ini Penjelasannya

Kenali Gejala Bipolar Sejak Dini, Ini Penjelasannya

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com - Gangguan Bipolar merupakan gangguan perasaan sedih atau senang secara berlebihan yang terjadi dalam waktu cukup lama. Menurut dr. Utami Sanjaya SpKJ, dari RSUD Sosodoro Djatikoesumo,  kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan fungsi pada penderita dan orang-orang di sekitarnya.

Gangguan bipolar sering berkembang di akhir masa remaja atau dewasa awal. Setidaknya setengah dari semua kasus terjadi sebelum usia 25 tahun. Tidak ada penyebab tunggal pada gangguan bipolar. 

"Banyak faktor yang kemungkinan saling memengaruhi, sehingga gangguan ini timbul atau risikonya meningkat," jelas Utami.

Penyebab gangguan bipolar masih sulit ditetapkan karena bersifat multifaktoral, melibatkan faktor biologi, psikologis, sosial, kultural dan spiritual.

Faktor biologis memegang peran besar dikaitkan dengan faktor genetik dan neuotransmiter di otak. Secara psikososial, gangguan ini dikaitkan dengan pola asuh pada masa kanak-kanak dan berbagai faktor stres dari lingkungan sekitar.

Bicara mengenai gejalanya, beberapa orang mengalami gejala pertama selama masa kanak-kanak, sementara yang lain mungkin mengembangkan gejala-gejala di akhir hidupnya. Suasana perasaan atau mood pada gangguan bipolar bisa timbul dalam bentuk episode-episode. 

Beberapa jenis mood pada gangguan bipolar antara lain depresi atau suasana perasaan yang sedih atau murung, dan disertai hilangnya minat. Selain itu mania atau suasana perasaan yang menunjukkan rasa gembira  berlebih, dan hipomania atau suasana perasaan yang bersifat menurun.

"Belakangan banyak remaja yang mengalami hipomania dengan halusinasi campuran," lanjut Utami.

Intinya, bipolar bisa dicegah perkembangan gangguannya dengan terapi dan obat. Orang tua diharapkan segera melakukan konseling jika melihat perubahan mood yang tidak lazim pada anak. Agar bipolar tidak mengganggu aktivitas dan masa depan anak.[oel/lis]

Tag : bipolar, gejala


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat