05:00 . Pondok Jurnalistik Bersama LPM Kampus Ungu   |   21:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   20:00 . Selangkah Lagi 5 Komisioner KPU Ditentukan   |   19:00 . Lansia Dapat Rp2 Juta Setahun, Ini Kata Gubernur Jatim   |   18:00 . Ngaji Bareng Ahlussunah Wal Jamaah PAC IPNU-IPPNU Sumberrejo   |   17:00 . 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ada Apa? Cek Disini   |   16:00 . Perpusda Bojonegoro, Tempat Alternatif untuk Ngabuburit   |   15:00 . Gudang Kayu Jati di Balen Ludes Terbakar   |   14:00 . Hore....! WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dishub Bakal Buka Dua Rest Area di Jalur Mudik   |   12:00 . Disperinaker Pastikan Tak Ada Perusahaan Telat Berikan THR   |   11:00 . Matangkan Skema, Bojonegoro U21 Akan Lawan Pesekaba Blora   |   10:00 . Pengumuman Kelulusan SMP, Hanya Undang Orang Tua Siswa   |   09:00 . 15 Kuota Tambahan CJH Segera Lakukan Pelunasan Tahap III   |   08:00 . Disbudpar Bojonegoro Siapkan Hiburan Saat Lebaran   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 28 August 2018 19:00

Kenali Gejala Bipolar Sejak Dini, Ini Penjelasannya

Kenali Gejala Bipolar Sejak Dini, Ini Penjelasannya

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com - Gangguan Bipolar merupakan gangguan perasaan sedih atau senang secara berlebihan yang terjadi dalam waktu cukup lama. Menurut dr. Utami Sanjaya SpKJ, dari RSUD Sosodoro Djatikoesumo,  kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan fungsi pada penderita dan orang-orang di sekitarnya.

Gangguan bipolar sering berkembang di akhir masa remaja atau dewasa awal. Setidaknya setengah dari semua kasus terjadi sebelum usia 25 tahun. Tidak ada penyebab tunggal pada gangguan bipolar. 

"Banyak faktor yang kemungkinan saling memengaruhi, sehingga gangguan ini timbul atau risikonya meningkat," jelas Utami.

Penyebab gangguan bipolar masih sulit ditetapkan karena bersifat multifaktoral, melibatkan faktor biologi, psikologis, sosial, kultural dan spiritual.

Faktor biologis memegang peran besar dikaitkan dengan faktor genetik dan neuotransmiter di otak. Secara psikososial, gangguan ini dikaitkan dengan pola asuh pada masa kanak-kanak dan berbagai faktor stres dari lingkungan sekitar.

Bicara mengenai gejalanya, beberapa orang mengalami gejala pertama selama masa kanak-kanak, sementara yang lain mungkin mengembangkan gejala-gejala di akhir hidupnya. Suasana perasaan atau mood pada gangguan bipolar bisa timbul dalam bentuk episode-episode. 

Beberapa jenis mood pada gangguan bipolar antara lain depresi atau suasana perasaan yang sedih atau murung, dan disertai hilangnya minat. Selain itu mania atau suasana perasaan yang menunjukkan rasa gembira  berlebih, dan hipomania atau suasana perasaan yang bersifat menurun.

"Belakangan banyak remaja yang mengalami hipomania dengan halusinasi campuran," lanjut Utami.

Intinya, bipolar bisa dicegah perkembangan gangguannya dengan terapi dan obat. Orang tua diharapkan segera melakukan konseling jika melihat perubahan mood yang tidak lazim pada anak. Agar bipolar tidak mengganggu aktivitas dan masa depan anak.[oel/lis]

Tag : bipolar, gejala

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more