15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   23:00 . Gandeng Kantor Pos, RSUD Bojonegoro Luncurkan Layanan Antar Obat   |   22:00 . Inilah Susunan Kepengurusan DPC Partai Gerindra Bojonegoro   |   21:00 . Warga Ngrejeng Purwosari Hilang, Diduga Tenggelam di Sungai Gandong   |   20:00 . 30 Pasangan Mesum Terjaring Razia, 1 Pelajar Hamil 2 Bulan   |   20:00 . Begini Virus Corona Menyerang dan Menyebar   |   19:00 . Pelaku Pencurian 12 Laptop di SDN 1 Bakung Diamankan Polisi   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

50 Siswa SD Belajar Membatik di Ringintunggal

blokbojonegoro.com | Wednesday, 29 August 2018 15:00

50 Siswa SD Belajar Membatik di Ringintunggal

Pengirim: Imam Nafi'

blokBojonegoro.com - Upaya peningkatan pertumbuhan perekonomian desa melalui pengembangan potensi asli desa sudah lama digembor-gemborkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro beberapa tahun ini. Salah satunya di bidang pariwisata.

Gagasan tersebut dilihat oleh mahasiswa Universitas Bojonegoro, Melalui program kerja kelompok 3 KKN LPPM Universitas Bojonegoro tentang upaya Pengembangan Wisata Edukasi Batik di Desa Ringintunggal Kecamatan Gayam, Rabu (29/08/2018) mahasiswa Universitas Bojonegoro menggelar Kelas Membatik bersama siswa/siswi MI/SD se-Kecamatan Gayam.

Ketua Kelompok 03 Mas Frendy Pratama menyampaikan, kegiatan ini adalah bagian dari program kerja terkait pengembangan wisata edukasi batik di Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayan.  "Sebagai langkah awal, kami mengajak kurang lebih 50 siswa/siswi  yang kami undang dari SD se-Kecamatan Gayam untuk bersama - sama belajar membatik dan juga ikut mempromosikan satu - satunya wisata Edukasi Batik yang ada di Bojonegoro," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini peserta diajak melihat dan belajar langsung proses membatik di Rumah Batik. Kemudian di akhir acara, peserta diperkenankan membawa pulang hasil batik karyanya sendiri.

Di luar acara, Frendy beserta kelompok berharap agar setelah ini Wisata Edukasi Batik di Ringintunggal mampu dikenal masyarakat Bojonegoro secara luas. "Sehingga dapat menjadi ikon Wisata Edukasi Batik di Bojonegoro yang mampu meningkatkan pertumbuhan perekonomian lokal," harapnya. [ito]

Tag : wisata, batik, gayam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat