21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:30 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   20:00 . Tas Anyaman Warga Kedungadem Digunakan pada Upacara HJB 2020   |   19:30 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Libur Panjang Akhir Bulan, Gubernur Khofifah Imbau untuk Perketat Prokes   |   18:30 . Semangat Baru, Mustakim Nahkodai Ansor Bojonegoro 2020-2024   |   18:00 . 51 Pasang Pengantin di KUA Bojonegoro, Nikah Sesuai Prokes   |   17:00 . Sinergi Multistekholder, Ansor Kritis Kontruktif   |   16:30 . Kabar Baik dari Satgas Covid 19   |   16:00 . Majukan Dunia Usaha, Pemkab Bojonegoro Bersama Pelaku Usaha Gelar Pertemuan   |   15:30 . Alhamdulillah Angka Sembuh Covid Terus Meningkat, Kasus Aktif Perentase Terkecil   |   15:00 . Kasus DBD Menurun, Dinkes Himbau Tetap Mewaspadai Musim Penghujan   |   14:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Yudisium Mahasiswa Fakultas Tarbiyah   |   13:00 . Konferwil AMSI Jatim 2, Agus Sudibyo Beber Syarat Take Down Berita   |   12:30 . Ileng.... Pesene Mak'e   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 29 August 2018 10:00

Jaga Kerukunan Umat, Penggunaan Pengeras Suara Diatur

Jaga Kerukunan Umat, Penggunaan Pengeras Suara Diatur

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Aturan penggunaan pengeras suara untuk masjid maupun musala memang sudah ada sejak lama. Namun beberapa waktu lalu, aturan tersebut tiba-tiba muncul kembali, meski hanya sekadar untuk mengingatkan aturan penggunaannya.

"Memang aturan untuk penggunaan pengeras suara sudah diatur sejak lama yakni pada tahun 1978," kata Kasi Penyelengara Syariah, Kemenag Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz.

Menurut Abdulloh Hafidz, munculnya surat dari Dirjen Binmas pusat itu, hanya untuk mengingatkan kembali sekaligus agar seluruh warga terus menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayahnya.

"Surat itu hanya untuk sekadar mengingatkan umat muslim," terang pria yang biasa disapa Hafidz kepada blokBojonegoro.com.

Saat disinggung apakah ada polemik yang terjadi di Bojonegoro terkait penggunaan pengeras suara itu, Hafidz mengungkapkan tidak ada, bahkan dirinya menegaskan di Bojonegoro tidak ada masalah terkait penggunaan pengeras suara.

Meski begitu, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengurus masjid dan musala agar tetap mematuhi aturan itu, sehingga kedepannya tidak muncul polemik di masyarakat terutama antar umat di Bojonegoro.

"Saya yakin seluruh masyarakat Bojonegoro memahami situasi dan bisa saling menghormati, serta tetap menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama," tegas Hafidz.

Untuk itu, Kemenag Bojonegoro menghimbau kepada seluruh pengurus masjid maupun musala supaya menaati, selain itu juga untuk menjaga kenyamanan antar umat beragama yang saat ini terjalin baik. "Sekaligus penggunaan pengeras suara luar itu hanya saat adzan sebagai tanda waktu masuk waktu salat dan saat doa menggunakan pengeras suara dalam," jelasnya. [saf/mu]

adzan

Tag : pengeras suara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat