19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 30 August 2018 07:00

6 Hal yang Tidak Seharusnya Dilakukan Oleh Kekasihmu

6 Hal yang Tidak Seharusnya Dilakukan Oleh Kekasihmu

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kekerasan dalam pacaran bisa muncul kapan pun tidak peduli seberapa lama kamu berpacaran, entah masih seumur jagung atau sudah bertahun-tahun lamanya.

Apalagi kalau pasangan memang punya sifat temperamental, kamu bisa selalu jadi sasaran luapan emosinya. Padahal beberapa hal sebenarnya tidak boleh dilakukan oleh pasangan.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Interpersonal Violence, melakukan penelitian pada 350 mahasiswa tentang konflik yang pernah terjadi dalam hubungan mereka. Khususnya tindakan kekerasan dalam pacaran – baik secara fisik maupun emosional.

Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 95 persen peserta mengalami kekerasan emosional, sementara 30 persen diantaranya mendapatkan kekerasan secara fisik. Terlihat mengerikan, ya?

Pada dasarnya, sebuah hubungan tidak selamanya akan berjalan mulus. Pertengkaran, cekcok, jenuh, dan kecewa merupakan bagian alami yang sudah sewajarnya ada. Asalkan masih dalam batas normal.

Sekarang, coba evaluasi kembali hubungan kamu dan pasangan, apakah beberapa hal "terlarang" di bawah ini pernah kamu alami?

1. Main fisik

Sudah saling kenal dan menjalin hubungan dalam waktu lama bukan berarti pasangan bisa melakukan apapun padamu, termasuk berani main fisik saat sedang bertengkar hebat.

Jika pasangan bisa seenaknya menendang, memukul, menjambak rambut, menampar, mencekik, hingga mencoba menyakiti dengan senjata, tandanya kamu sudah mengalami kekerasan dalam pacaran.

Kalau sudah kelewatan begini, jangan ragu untuk mengakhiri perjalanan cinta dengannya atau langsung mencari pertolongan dari pihak berwajib.

2. Sering dicaci-maki

Selain mengalami kekerasan fisik, pernahkah pasangan menghina dengan kata-kata kasar, cacian, hardikan, serta umpatan yang tidak pantas? Jika ya, hati-hati ini merupakan pertanda darurat kalau kamu terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Mirisnya, kondisi seperti ini lambat laun berisiko untuk membuat korbannya mengalami depresi, tidak memiliki harga diri, hingga berujung pada keinginan untuk bunuh diri.

Catia Harrington, PsyD, seorang psikolog klinis di New York, menuturkan bahwa hubungan yang sehat seharusnya menuntun kita untuk melakukan hal-hal positif; serta membuat kita merasa percaya diri, dihargai, dan dicintai – bukan sebaliknya.

3. Melampiaskan emosi pada lingkungan sekitar

Menurut Kathryn Moore, PhD, seorang psikolog di Providence Saint John’s Child and Family Development Center di California, kekerasan dalam pacaran tidak melulu berupa fisik atau emosional yang menyerang kamu secara langsung.

Saat pasangan berperilaku kasar dengan melempar benda keras, meninju tembok, maupun menghancurkan benda di sekitar, jangan lagi anggap itu hanya pertengkaran biasa.
4. Sikap posesif berlebihan

Saling percaya satu sama lain adalah akar dari hubungan yang sehat. Tapi bila pasangan justru terlihat sulit untuk percaya, bahkan terkesan selalu mengawasi gerak-gerikmu hingga mulai mengusik hal-hal pribadi, sebaiknya, mulai ambil langkah mundur dan pikirkan kembali hubungan dengannya.

Jangan lantas berpikir bahwa yang ia lakukan ini semata-mata karena rasa sayang dan cintanya, sehingga ia harus mengawasi kamu 24 jam tanpa pernah membiarkanmu menikmati waktu “sendiri”.

Ada masanya kalian berdua bisa menghabiskan waktu bersama, tapi ada juga masa dimana kamu bisa meluangkan waktu untuk diri sendiri.

5. Menjauhkan dari teman dan keluarga

Kelanjutan dari sikap posesif, nantinya tanpa sadar akan membuat kamu jauh dari orang-orang terdekat. Seolah-olah semua waktu yang kamu miliki harus dihabiskan bersama pasangan, mulai pagi sampai malam.

Lalu, kapan kamu bisa memberikan waktu untuk sekadar mendengarkan cerita sahabat, menemani orangtua di rumah, atau membantu persiapan pernikahan saudara yang sudah tinggal hitungan hari?

Sebab pada dasarnya, yang bisa mengendalikan diri, waktu, hingga kegiatanmu, tentu kamu sendiri. Jangan biarkan pasangan, terlebih masih dalam taraf pacaran, bisa mengatur sesuka hatinya.

Ingat, pasangan yang baik seharusnya tidak akan melarang kamu untuk melakukan hal lain selama masih dalam lingkup yang positif.

6. Mudah terpancing emosi

Nampaknya, tidak ada pasangan yang ingin hubungan asmaranya berantakan. Pertengkaran kecil adalah hal biasa dan justru bisa menjadi bumbu penyedap percintaan. Namun, jangan tinggal diam bila pasangan sulit untuk menahan emosinya.

Terlebih jika kamu seolah-olah menjadi “tempat sampah” dari kemarahannya yang sudah memuncak. Ya, ia bisa saja membentak dan memarahi tanpa alasan, bahkan disertai kata-kata kasar ketika amarahnya sudah tidak terbendung lagi.

Nah, kalau ini terjadi coba pikirkan kembali dengan matang apakah si dia masih pantas untuk mendampingi kamu dalam suka dan duka nantinya?

*Sumber: kompas.com

Tag : PENDIDIKAN, KESEHATAN, asmara

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat