18:00 . Belum Ada Intruksi, Cabor Panahan Belum Gelar Latihan   |   17:00 . Lezat Terjangkau, Nikmati Bakso Kerikil Bang Har   |   16:00 . Sumber Bening Bisa Aliri Sawah Seluas 1.900 Hektar di 3 Kecamatan   |   15:00 . Toko Kaset Jadul, Legendaris, Ada Sejak 1979   |   14:00 . Akan Lakukan Aksi, ini Harapan Suporter Persibo   |   13:00 . Masuk Musim Kemarau, BPBD Belum Terima Laporan Kekeringan   |   12:00 . Mekar Merekah, Bunga Bougenville Hiasi Sepanjang Jalan Raya Bojonegoro   |   11:00 . Kejutan dari Pertamina EP Jelang HUT Kemerdekaan RI   |   10:00 . Enak-enak di Kamar Kos, 2 Pasangan Lagi-lagi Diamankan Satpol PP   |   09:00 . Jaga Kebersihan Sumber Air, Bupati Kerja Bhakti Bareng Warga   |   08:00 . Dapat Suntikan Modal Rp310 Juta, BUMdes Ngujung Diharapkan Segera Bisa Kembalikan Kerugian   |   07:00 . 7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat   |   06:00 . Inilah Jadwal Donor Darah UDD PMI Bojonegoro Bulan Agustus 2020   |   23:00 . Perkuat Ketahanan Pangan, Koramil Bubulan Tabur Ribuan Ikan   |   22:00 . Kampanyekan Jatim Bermasker, Bhabinkamtibmas Bagi-Bagi Masker   |  
Tue, 11 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 31 August 2018 17:00

Desa Dampet Sugihwaras Pun Kekeringan

Desa Dampet Sugihwaras Pun Kekeringan

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebagian wilayah di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, mulai mengalami krisi air bersih sebagai dampak musim kemarau. Sumur warga dan beberapa sumber mata air mulai mengering.

Di Desa Dampet, Kecamatan Sugihwaras, warga mengandalkan embung untuk memenuhi kebutuhkan air bersih seperti untuk mencuci dan mandi. Warga harus menempuh jarak sekitar 2 kilometer untuk sampai di embung tersebut.

"Air embung ini untuk konsumsi hewan ternak, mandi, mencuci dan keperluan lainnya. Sedangkan untuk kebutuhan memasak dan minum saya membeli ke tetangga yang sumurnya masing ada sumbernya," ujar Muttakin (52) warga setempat.

Muttakin mengungkapkan, setiap musim kemarau wilayahnya memang menjadi langganan kekeringan. Bahkan sebagai pengganti kebutuhan sehari-hari terpaksa harus mengambil air dari embung yang biasanya digunakan warga untuk mengairi sawah.

"Kondisi kesulitan air bersih sudah berlangsung cukup lama, sekitar bulan Mei yang lalu sudah ada beberapa pompa air masyarakat yang sudah tidak mengeluarkan air," Ujarnya.

Sementera itu Hartono, warga lainya mengaku untuk mengambil air harus menembuh jarak sampai 2 kilometer lebih dengan membawa jeriken dengan mengendarai sepeda motor. Dalam 1 hari saja, pria 50 tahun ini harus kembali 2 sampai 3 kali tergantung kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap, pemerintah segera melakukan penyaluran air bersih untuk warga Kecamatan Sugihwaras, khususnya warga Dampet. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi setiap hari untuk kebutuhan minum, memasak, mencuci, maupun membersihkan diri.

"Saya harap pemerintah segera melakukan dropping air bersih dan kelihatanya untuk kemarau ini akan bertahan cukup lama," pungkasnya.[din/lis]

Tag : kekeringan, warga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat