11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 01 September 2018 18:00

#Bojonegoroaduskopi

Tak Sekadar Seduh Kopi, Perhitungan Menciptakan Rasa

Tak Sekadar Seduh Kopi, Perhitungan Menciptakan Rasa

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Di salah satu stand kedai kopi pada acara #Bojonegoroaduskopi, tepatnya di Copitalist, tampak pemuda sedang menyiapkan kopi untuk dinikmati pengunjung.

Diambilnya beberapa biji kopi jenis Ampel Gading dari toples, kemudian digiling dengan alat manual. Setelah jadi bubuk, selanjutnya ditempatkan di alat penyeduh manual yang terdiri dari corong bebebentuk cangkir, di bawahnya ada teko kaca dan alat ukur digital.

Perlahan, tangannya menuangkan air panas pada bubuk kopi di dalam corong yang sudah dilapisi tisu. Tak asal menuang, air panas yang keluar itu menyiram bubuk dengan cara memutar setiap sisi corong.Selanjutnya seduhan kopi langsung tertampung pada teko kaca. Sesekalai pemuda itu menghentikan tuangannya sambil melihat angka pada alat.

"Alat ini namanya v-sixty (V-60) untuk mengukur rasio perbandingan antara air dan bubuk untuk meniciptakan rasa sesuai keinginan," ujar pemuda yang bernama Billy itu.

Menurutnya, menyeduh bukan sekadar menuangkan air pada bubuk kopi saja. Melainkan ada hitunganya sendiri. Untuk ukuran normalnya 1:13. Artinya setiap 1 gram bubuk, diseduh dengan 13 mililiter air panas. Begitu juga untuk kelipatannya, misalan 10 gram bubuk, butuh 130 mililiter air.

"Selain ukuran, suhu juga berpengaruh. Pun demikian juga dengan cara menyeduh. Bisa saja langsung menuangkan air ke tengah bubuk, dan kopi cepat tersaji. Namun ekstraksi lebih terasa jika menuangkan perlahan dan merata lewat sisi saringan," paparnya panjang lebar.

Dengan proses seperti itu, aroma dan rasa kopi yang disajikan bisa maksimal. Serta, rasa khas setiap jenis kopi bisa lebih terasa dan tidak hilang.

Dalam acara Pesta Kopi di halaman parkir supermarket di Jalan Veteran Bojonegoro itu, ada 14 stand yang diisi kedai-kedai lokal di Kota Ledre. Rata-rata, semua memiliki alat seduh manual dan menggunakan tehnik dalam menyeduh kopi.

Pengelola Supermarket, Ary KDS mengapresiasi semangat para penyeduh kopi di Bojonegoro untuk menyelenggarakan even Pesta Kopi ini. Menurutnya, antusias mereka luar biasa. Bahkan ada dari luar kota juga yang ingin bergabung dalam even ini, namun belum bisa mengakomodir.

"Kami memfasilitasi antusiasme para penyeduh kopi di Bojonegoro untuk memsyarakatkan kopi. Untuk event ini, khusus bagi kedai lokal dulu," jelas Ary.

Diharapkan dengan adanya even ini, masyarakat bisa tahu jenis-jenis kopi serta bagaimana penyajiannya. "Ketika sudah menemukan kopi favoritnya, bisa langsung ke kedai penyeduh kopi di Bojonegoro ini," harapnya. [ito/lis]

Tag : kedai, kopi, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat