19:00 . Resiko Petani Melon, Pernah Ditipu Tengkulak saat Panen   |   18:00 . Modal Besar, Petani Melon Berani Ambil Resiko   |   17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |  
Sun, 17 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 September 2018 05:00

Lestarikan Kesenian, Warga Sidorejo Pentaskan Wayang Kulit di HUT RI

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Banyak cara dilakukan menyemarakkan HUT RI ke 73, termasuk warga Desa Sidorejo Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro. Para warga bersama pemerintah desa setempat mementaskan pagelaran wayang kulit untuk melestarikan kesenian.

"Baru pertama kali setelah sekian lama pagelaran wayang didesa kita ada. Kedepan saya berharap kegiatan yang mampu membangkitkan minat warga untuk terus mencintai seni budaya bisa selalu kita tampilkan," kata Kepala Desa Sukorejo, Sri Murtianingrum.

Menurutnya, sekarang ini dirasa semangat nasionaliame generasi semakin hari kian memudar seiring perkembangan dunia apalagi dalam hal budaya.

"Untuk terus memupuk rasa nasionalisme, ditambilkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-73 ini," terangnya.

Pagelaran wayang kulit yang diadakan di Pendopo Balai Desa, Sabtu (1/9/2019) malam, mengambil judul Wahyu Makutoromo dengan dalang Ki Restu Subakir warga setempat. Meski diusia senja, hampir menginjak 80 tahun ini sang dalang masih terlihat gesit memainkan wayang.

"Kita merasa bangga dengan potensi yang dimiliki warganya," jelasnya.

Dalam acara tersebut didukung beberapa pihak termasuk PT. Blok Media, PT Silva Multi Agro, Kawan Seperjuangan Kang Yoto, Yayasan Junjung Negeri (YJN), IPPMI dan donatur yang lainnya. Salah seorang warga setempat, Kustaji sangat mengapresiasi acara ini.

"Kita mesti terus menggali potensi masyarakat utamanya generasi muda agar semua budaya kita tetap lestari," imbuhnya yang juga ketua YJN.

Untuk itu ia mengajak warga agar mari terus bermartabat dalam budaya demi nasionalisme pada negeri tercinta nusantara. Pasalnya melestarikan budaya juga sebagai dari menjaga kemerdekaan. [zid/ito]

Tag : Wayang, wisata, sukosewu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more