22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |   21:45 . Arief-Nining Dipercaya Pimpin AMSI Jawa Timur   |   21:30 . 6 Orang Dinyatakan Sembuh Covid, Tambah Baru 4 Kasus   |   21:00 . Dua Bupati Puji Peran Media untuk Tingkatkan Partisipasi Publik   |   20:30 . Media Massa dan Pemerintah Perlu Bekerjasama Mengatasi Masalah   |   20:00 . Tas Anyaman Warga Kedungadem Digunakan pada Upacara HJB 2020   |   19:30 . Live: Pagelaran Wayang Lakon Gatot Koco Wini Suda   |   19:00 . Libur Panjang Akhir Bulan, Gubernur Khofifah Imbau untuk Perketat Prokes   |   18:30 . Semangat Baru, Mustakim Nahkodai Ansor Bojonegoro 2020-2024   |   18:00 . 51 Pasang Pengantin di KUA Bojonegoro, Nikah Sesuai Prokes   |   17:00 . Sinergi Multistekholder, Ansor Kritis Kontruktif   |   16:30 . Kabar Baik dari Satgas Covid 19   |   16:00 . Majukan Dunia Usaha, Pemkab Bojonegoro Bersama Pelaku Usaha Gelar Pertemuan   |   15:30 . Alhamdulillah Angka Sembuh Covid Terus Meningkat, Kasus Aktif Perentase Terkecil   |   15:00 . Kasus DBD Menurun, Dinkes Himbau Tetap Mewaspadai Musim Penghujan   |  
Sat, 24 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 September 2018 11:00

Sejak 2017, Anggaran TF Guru Madrasah Dicabut

Sejak 2017, Anggaran TF Guru Madrasah Dicabut

Reporter: M. Safuan

 blokBojonegoro.com - Tahun ini, guru madrasah non PNS di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) dipastikan tak menerima Tunjangan Fungsional (TF). Hal itu lantaran tidak ada anggaran TF lagi langsung dari Kementerian Pusat sejak tahun 2017 lalu.

"Memang Tunjangan Fungsional (TF) bagi guru non PNS sudah tidak diterima lagi," kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Pria yang akrab disapa Syamsuri itu mengungkapkan, TF bagi guru madrasah non PNS itu tahun ini tidak masuk anggaran, bahkan sejak 2017 lalu TF sudah tidak masuk DIPA anggaran dari Kementerian pusat.

Meski anggaran TF dicabut, pihak Kemenag tetap akan memberikan kesejahteraan bagi guru inpasing dan sudah sertifikasi dengan aturan sesuai masa kerja.

"Memang kalau dulu semua guru mendapat tunjangan, namun kini ada persyaratannya dan pencairannya melalui sertifikasi," terang Syamsuri kepada blokBojonegoro.com

Hingga saat ini, untuk guru madrasah non PNS di Bojonegoro masih tengah didata untuk mengetahui berapa jumlah seluruh guru baik guru madrasah bersertifikasi maupun inpassing.

"Itu sebagai upaya untuk menjaga apabila Kementerian Pusat minta jumlah guru, jadi siap memberikan datanya," tutup Syamsuri kepada blokBojonegoro.com. [saf/lis]

 

Tag : tf, anggaran, kemenag


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat