09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 September 2018 16:00

Sempat Menurun, Omzet Penjual Daging Ayam Kembali Meningkat

Sempat Menurun, Omzet Penjual Daging Ayam Kembali Meningkat

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Omzet pedagang ayam potong di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro sempat turun drastis sepekan yang lalu. Penurunan pembeli terjadi sampai 40 persen dibanding dengan hari normal, lantaran pasca Hari Raya Idul Adha 1349 H.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Solekah, menjelaskan, omzet penjualan daging ayam potong menurun pasca sehari setelah Hari Raya Idul adha. "Penurunan pembeli karena banyak masyarakat yang mendapatkan daging kurban," ujarnya sampil melayana pembeli.

Dalam hari normal perempuan 50 tahun tersebut bisa menghabiskan sampai 1 kuintal lebih ayam potong. Namun, pasca Idul Adha, dagagannya hanya terjual sekitar setengah dari hari normal. Hal tersebut disiasati dengan menyediakan stok yang lebih sedikit.

"Sekitar 1 minggu setelah Lebaran memang mengalami penurunan konsumen dan saya siasati dengan membawa stok lebih sedikit," lanjut Solekah.

Sementara itu hal serupa juga dialami oleh Arifin, penjual ayam potong di Pasar Sumberrejo. Dirinya mengaku mengalami penurunan pembeli dan hal itu wajar karena hampir terjadi setiap tahun usai Hari Raya Kurban.

Namun, setelah sepekan pasca Idul Adha bisa dipastikan pembeli akan kembali normal dan akan banyak pedagang keliling yang kembali mengambil ayam potong miliknya untuk dijual kembali. Pada hari biasa, ia mengaku bisa menghabiskan sampai 2,5 ton ayam potong dari pagi hari sampai siang hari.

"Beberapa hari terakhir sudah banyak pembeli  lagi tetapi belum bisa seperti hari biasanya dan kelihatanya akan kembali normal sepekan lagi," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.[din/]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB