22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |  
Tue, 18 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 05 September 2018 10:00

Tambang Pasir di Padangan Longsor

Kapolres: Insiden Tambang Pasir akan Diproses Hukum

Kapolres: Insiden Tambang Pasir akan Diproses Hukum

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro. com - Peristiwa nahas yang menimpa pekerja galian pasir darat yang berada di Desa Tebon Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, yang meninggal dunia karena tertimbun longsor kemarin, Selasa (4/9/2018), mendapatkan perhatian pihak kepolisian.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menegaskan, akan memproses kasus tambang pasir darat yang menelan korban jiwa, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

"Akan kami proses sesuai ketentuan yang ada", tegas Kapolres.

Saat ini, kata kapolres, tim dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro beserta Inavis dari unit identifikasi telah turun ke lapangan guna melakukan presos penyelidikan dan penyidikan, dengan mengumpulkan barang bukti serta saksi untuk dimintai keterangan.

"Tim masih melakukan penyelidikan dan penyidikan di lapangan", imbuh Kapolres.

Diketahui, Sumani (35), warga Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro, Selasa kemarin sekitar pukul 12.30 Wib, dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun galian pasir darat di Desa Tebon.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 Wib, korban bersama rekannya Saridi (25), yang masih bertetangga tengah bekerja sebagai penambang pasir dan saat itu mengoperasikan mesin diesel untuk menyemprotkan air ke tanah.

Sekira pukul 12.30 Wib, tiba-tiba terjadi longsor dan saat itu korban tidak dapat menyelamatkan diri. Sedangkan rekan korban Saridi, berhasil menyelamatkan diri dan korban tertimbun tanah. [top/mu]

Tag : tambang pasir, pasir darat, kecelakaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat