19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   06:00 . Terima Kasih atas Dukungannya   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 08 September 2018 16:00

Rupiah Melemah, Belum Berdampak Kepada Perekonomian Masyarakat?

Rupiah Melemah, Belum Berdampak Kepada Perekonomian Masyarakat?

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) beberapa hari yang lalu. Bahkan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, rupiah menyentuh level Rp 15.000 per dollar AS.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro menghimbau masyarakat agar tidak khawatir. Sebab, pastinya pemerintah pusat sedang melakukan upaya agar kejadian ini tidak terus berlangsung dan rupiah kembali menguat.

"Pasti pemerintah bergerak cepat agar Rupiah kembali lagi dan sebenarnya pelemahan mata uang ini tidak terjadi pada Rupiah saja, melainkan mata uang negara lainya juga," ucap Plt Dinas Perdagangan, Agus Hariyana.

Agus Hariyana menejelaskan, terkait pelemahan rupiah saat ini, belum berdampak kepada perekonomian di Kota Ledre. Pasalnya untuk ekspor kerajinan kayu, pengerajin melalui perusahaan di Jakarta terlebih dahulu, sehingga dampaknya belum terlalu terasa.

Selain itu, untuk harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Bojonegoro juga masih terbilang cukup stabil. Malah, harga cabai rawit mengalami penurunan harga, dari awalnya mencapai 35 ribu menjadi 14 ribu rupiah belakangan ini.

"Kalau menurunnya harga cabe rawit mungkin disebabkan karena faktor cuaca, sehingga berdampak kepada kualitas cabe," lanjutnya.

Sedangkan untuk dampak harga Bahan Bakar Subsidi (BBM), Dinas Perdangan memastikan belum ada perubahan harga. Di sisi lain juga, melihat harga minyak internasional yang masih dalam harga yang normal.

"Kita doakan semoga krisis rupiah ini tidak bertahan lama dan kembali normal lagi," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : Dolar, pasar, ekonomi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat