07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 10 September 2018 22:30

Meriahnya Festival Oklik Desa Tejo

Meriahnya Festival Oklik Desa Tejo

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) dan malam tahun baru Hijriyah 1 Muharram, warga Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar festival oklik, Sabtu (10/9/2018) malam.

Acara yang dimulai pukul 20.30 Wib itu diberangkatkan dari gapura desa, dan mulai berjalan di Penghubung Utama Kecamatan (PUK) diikuti ratusan peserta. Acara ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu warga baik dalam maupun luar desa.

Kades Tejo, Qomarrudin mengatakan, ini merupakan acara tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat, karena seluruh warga bisa berkreasi dengan musik tradisional oklik. "Ada 14 regu oklik, regu tersebut diambil dari setiap RT di Tejo yang berjumlah 14," terangnya.

Para peserta menempuh rute mulai dari Dukuh Kampung Baru, Nero, Kampung Njero, Kampung Tengah, Kampung Dukuh, dan finish di lapangan desa.

"Setiap regu oklik yang berjalan adalah tentuan urutan dari RT 1 sampai 14, selain itu ini adalah bentuk kerukunan warga," tambahnya.

Seni oklik adalah kesenian tradisional yang menggunakan peralatan sederhana yaitu kentongan dari bambu yang dibunyikan dengan irama teratur, sehingga membangun musik kreatif berunsur akustik dengan suara yang enak didengar. [lin/mu]

Tag : Oklik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more