18:00 . Berkas Perkara Tersangka Dilimpah Pekan Depan   |   17:00 . Pertengahan Bulan, Dua Orang Meninggal Akibat DB   |   16:30 . Hujan Disertai Angin, Pohon dan Tower Tumbang   |   16:00 . 90 Regu Berebut Lolos Ke Babak Semifinal   |   15:00 . Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana   |   14:00 . Fotografer Kreatif ini Raup Pemasukan Rp15 Juta per Bulan   |   13:00 . Penyaluran Santunan Kematian Harus Terperinci   |   12:00 . Komisi A Studi Banding Program Santunan Kematian   |   11:00 . Sebelum Mulai Pembangunan, Warga Campurejo Syukuran   |   10:00 . Ratusan Siswa SD se Bojonegoro Ikuti Lomba Cerdas Cermat   |   09:00 . Peduli Daerah, FKMB UINSA Surabaya Sosisalisasi Penanganan Hama   |   08:00 . Mosi Tidak Percaya, Ini Tanggapan Koni Bojonegoro   |   07:00 . Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas   |   22:00 . Gunung Pegat Rawan Jadi Tempat Mesum   |   21:00 . Dinginkan Suhu Politik, Polres Gandeng Ulama   |  
Mon, 21 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 10 September 2018 12:00

Haji 2018

Peluk Hangat Keluarga Warnai Kedatangan Jamaah Haji Bojonegoro

Peluk Hangat Keluarga Warnai Kedatangan Jamaah Haji Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Kedatangan jamaah haji di Pendopo Kabupaten Bojonegoro, langsung disambut dengan isak tangis keluarga saat para jamaah haji itu langsung turun dari bus. Rasa kangen keluarga kepada jamaah seakan terobati dengan memeluk jamaah haji sembari menitihkan air mata.

"Senang bisa kembali pulang dengan selamat usai melaksanakan ibadah haji," ucap Mustari salah satu jamaah haji.

Dirinya mengaku bersyukur bisa kembali ke Bojonegor. Selama berada di Tanah Suci harus benar menjaga kondisi kesehatan agar bisa menjalankan rukun haji, terlebih lagi cuaca di sana tidak sama dengan cuaca di Indonesia.

"Alhamdulillah saya bisa menjalankan ibadah haji seluruhnya," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Keluarga yang tak sabar ingin berjumpa sempat saling dorong dengan keluarga penjemput jamaah lain, karena ingin melepas rasa kangen. Tampak petugas juga sigap bisa meredam para penjemput agar tidak saling dorong.

 Amin, salah seorang keluarga penjemput haji, mengaku, dirinya merasa senang keluarganya selamat usai menjalankan ibadah haji, dan kini kondisinya sehat sampai di tanah air dan dapat berjumpa dengan keluarga lagi.

"Senang bisa berkumpul lagi usai bapak menjalankan ibadah haji dan semoga jadi haji yang Mabrur,” kata Amin.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedatangan jamaah haji, Senin (10/9/2018) ini ada 3 kloter yang akan tiba di Bojonegoro, Kloter 39,40 dan 41. Namau kedatangan pertama haji kloter 39 selang satu jam setelahnya kloter 40 tiba di Bojonegoro. Sedangkan untuk kloter 41 kedatangannya dijawalkan tiba pada Senin Sore.[saf/ito]

Tag : haji, bojonegoro, pulang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 20 January 2019 15:00

    Potensi Konflik, Posisikan Media jadi Jurnalisme Kebergaman

    Potensi Konflik, Posisikan Media jadi Jurnalisme Kebergaman Maraknya kasus keberagaman dibeberapa daerah menjadi fenomena, apalagi memasuki tahun politik menjadi potensi konflik. Sehingga Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk), berama AJI Surabaya, Kedutaan Besar Kanada dan Gusdurian memposisikan media...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more