22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |   21:00 . Sandiaga Uno Janjikan Permudah Lowongan Pekerjaan   |   20:00 . Belum Jelas Tata Caranya, Banyak Guru yang Kebingungan   |   19:00 . KPUK Pastikan 2 Caleg Meninggal Tak Bisa Diganti   |   18:00 . Disambut Spanduk Jokowi, Sandiaga Tetap Santun dan Santai   |   17:00 . Mayat Mengapung di Kabalan, Korban Bunuh Diri Jembatan Glendeng   |   16:00 . Minim Peluang Pasar, Peternak Kelinci Bentuk Asosiasi   |   15:30 . Cawapres Sandiaga Berkunjung ke Bojonegoro   |   15:00 . Beranikah Anggota Dewan Tes Urin Narkoba?   |   14:00 . ´╗┐Meski Otodidak, Seafood Ini Rasanya Bikin Kepincut   |   13:00 . Proktor dan Teknisi UNBK Dapat Pembinaan   |   12:00 . PPPK Pemkab Bojonegoro Diumumkan, Jumlah Formasi 772   |   11:00 . Spanduk Jokowi Sambut Sandiaga Uno di Bojonegoro   |   10:00 . Tak Hanya Pengajuan, Fogging Dilakukan Berdasarkan Indikasi Terjangkit   |   09:00 . Dari Telur Menetas Ekonomi Produktif   |  
Sat, 16 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 September 2018 19:00

Dinkes: Salam STOP, Jangan Berstigma Negatif kepada ODHA

Dinkes: Salam STOP, Jangan Berstigma Negatif kepada ODHA

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Hingga saat ini, di Bojonegoro tercatat 85 orang terkena HIV bahkan AIDS. Di sisi lain, stigma negatif dari masyarakat seringkali menjadi momok tersendiri bagi Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA). Terkait hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro melalui Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Whenny Dyah Prajanti mengimbau masyarakat tidak berpikir negatif terhadap ODHA. 

"Jangan menstigma orang yang terkena HIV/AIDS. Jauhi virusnya bukan orangnya," pinta Whenny melalui blokBojonegoro.com kepada masyarakat luas. 

Menurutnya, di Bojonegoro sudah ada peraturan daerah (Perda) HIV/AIDS mengikutsertakan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) untuk sosialisasi agar masyarakat tidak memberikan stigma atau cap buruk kepada penderita HIV/AIDS.

Pihak Dinkes juga melakukan sosialisasi agar orang yang terkena HIV harus minum obat anti virus seumur hidup. "Obatnya gratis, dari pemerintah. Obatnya tetap mahal tapi yang beli pemerintah," terang Whenny.

Terakhir "Salam STOP (Suluh, Temukan, Obati, Pertahankan)," pesan Whenny. [top/lis]

 

Tag : ODHA, HIV, AIDS

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more