07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 September 2018 12:00

Haji 2018

Koper Jemaah Tertinggal, Ini Kata Kemenag

Koper Jemaah Tertinggal, Ini Kata Kemenag

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.

"Memang ada ratusan koper milik jemaah haji kloter 39 dan 40 yang masih ditahan pihak bandara Arab Saudi," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Kemenag Bojonegoro, Asyik Syamsul Huda.

Laki-laki yang akrab disapa Asyik ini menjelaskan, koper yang ditahan oleh pihak bandara karena barang bawaan jemaah terlalu banyak, terlebih lagi barang bawaan itu diketahui saat pesawat hendak terbang.

"Memang koper jemaah saat pemeriksaan seluruhnya telah lolos dari petugas bandara," tambah Asyik saat ditemui blokBojonegoro.com.

Para jemaah, jelas Asyik, memasukan oleh-oleh di tas tenteng, karena tas itu pemeriksaannya tidak seketat koper jemaah, apalagi banyak yang membawa air zam-zam kedalam tas tenteng.

"Namun utuk kloter 41 belum tahu apa ada yang terpending kopernya," jelas Asyik kepada blokBojonegoro.com.

Menyikapi kejadian itu, pihak Kemenag Bojonegoro akan langsung berkoordinasi dengan bandara Saudi dan telah melayangkan surat untuk menanyakan kejadian itu. Meski begitu, koper jemaah yang tertinggal tetap akan sampai ketangan jemaah.

"Pasti koper jemaah yang tertinggal akan tetap diberikan dan bisa diambil di Kantor Kemenag," beber Asyik menandaskan.

Selain itu, Kemenag juga akan memanggil masing-masing kepala KBIH untuk mencari solusi, sekaligus bagaimana mendistribusikan tas jemaah yang tertinggal ini.

"Jangan khawatir, koper pasti akan sampai dan diberikan kepada seluruh jemaah haji," tutup Asyik. [saf/mu]

Tag : haji, jemaah haji, koper, tas jemaah haji

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat