17:00 . Harga Bawang Merah Turun Lagi, Per Kilogram Rp30.000   |   16:00 . Masih Ada Warga yang Tak Taat Prokes saat di Luar   |   15:00 . Polres Bojonegoro Salurkan Bantuan Korban Banjir   |   14:00 . Berikut Hasil Uji Kualitas Udara di Bojonegoro   |   13:00 . Dimsum Seribuan Laris Manis   |   12:00 . Mengapa Kita Perlu Imunisasi?   |   11:00 . Pemohon Banpres BPUM Dinkop Bojonegoro Capai 31.502   |   10:00 . PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya Super Merdeka untuk UMKM   |   09:00 . Sejak Dulu Imunisasi Cegah Penyakit Menular   |   08:00 . Presiden Kutuk Terorisme di Sigi   |   07:30 . Kesembuhan Covid-19 di Provinsi ini Meningkat Pesat   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |   06:30 . Disdukcapil Bojonegoro Raih Penghargaan Anugerah Karya Utama Adminduk 2020   |   06:00 . Sukseskan Vaksinasi, Pemerintah Pastikan Kesiapan dengan Cara ini   |   05:00 . Pasien Sembuh dan Kasus Baru Masing-masing Tambah 5 Orang, 1 Pasien Meninggal Dunia   |  
Tue, 01 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 September 2018 12:00

Haji 2018

Koper Jemaah Tertinggal, Ini Kata Kemenag

Koper Jemaah Tertinggal, Ini Kata Kemenag

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.

"Memang ada ratusan koper milik jemaah haji kloter 39 dan 40 yang masih ditahan pihak bandara Arab Saudi," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, Kemenag Bojonegoro, Asyik Syamsul Huda.

Laki-laki yang akrab disapa Asyik ini menjelaskan, koper yang ditahan oleh pihak bandara karena barang bawaan jemaah terlalu banyak, terlebih lagi barang bawaan itu diketahui saat pesawat hendak terbang.

"Memang koper jemaah saat pemeriksaan seluruhnya telah lolos dari petugas bandara," tambah Asyik saat ditemui blokBojonegoro.com.

Para jemaah, jelas Asyik, memasukan oleh-oleh di tas tenteng, karena tas itu pemeriksaannya tidak seketat koper jemaah, apalagi banyak yang membawa air zam-zam kedalam tas tenteng.

"Namun utuk kloter 41 belum tahu apa ada yang terpending kopernya," jelas Asyik kepada blokBojonegoro.com.

Menyikapi kejadian itu, pihak Kemenag Bojonegoro akan langsung berkoordinasi dengan bandara Saudi dan telah melayangkan surat untuk menanyakan kejadian itu. Meski begitu, koper jemaah yang tertinggal tetap akan sampai ketangan jemaah.

"Pasti koper jemaah yang tertinggal akan tetap diberikan dan bisa diambil di Kantor Kemenag," beber Asyik menandaskan.

Selain itu, Kemenag juga akan memanggil masing-masing kepala KBIH untuk mencari solusi, sekaligus bagaimana mendistribusikan tas jemaah yang tertinggal ini.

"Jangan khawatir, koper pasti akan sampai dan diberikan kepada seluruh jemaah haji," tutup Asyik. [saf/mu]

Tag : haji, jemaah haji, koper, tas jemaah haji


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat