07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 September 2018 20:00

Suro, 42 Orang Ikut Ruwatan Massal di Kahyangan Api

Suro, 42 Orang Ikut Ruwatan Massal di Kahyangan Api

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Bulan Suro atau Muharram bagi orang Jawa termasuk bulan yang disakralkan.  Salah satunya adalah untuk tirakat dan menggeler ruwatan agar dijauhkan dari bala.

Sebagian besar masyarakat Jawa masih meyakini bahwa ada hari tertentu, dan keadaan manusia itu yang membawa hal baik dan buruk. Untuk hal baik tidak dirisaukan namun hal buruk itu yang harus diantisipasi. Salah satunya dengan mengikuti prosesi ruwatan sebagai bentuk ikhtiar. 

Seperti hari ini sebanyak 42 peserta ruwatan massal atau sukerto mengikuti prosesi acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan Pemkab Bojonegoro. Acara yang berlangsung di Pendopo Wisata Kahyangan Api, Selasa (11/9/2018) bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah 1440.

Turut hadir dalam acara itu Asisten I Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito.

Prosesi ruwatan ini diawali dengan acara sungkeman kepada masing-masing keluarga yang menjadi peserta sukerto. 

Yang dilanjut pertunjukan wayang murwokolo dengan dalang Ki Saeomo Sabdo Carito Dari Kecamatan Ngasem. Seusai gelaran wayang  dilanjutkan pembacaan ritual, pemotongan rambut, basuh muka, penarikan kupat luar.

"Yang mengandung arti bahwa ini membebaskan peserta dari bala, kesialan dan lain sebagainya," bebernya.

Salah seorang peserta ruwatan yang ditemui, Seger dari Kecamatan Kasiman menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga mengikuti ruwatan karena  anak keduanya lahir pada hari Selasa Kliwon. 

Menurut orang tuanya bahwa Tiron Selasa Kliwon itu termasuk weton atau kelahiran yang keramat karena hari yang keramat.  Seger beserta istri menuturkan bahwa dengan mengikuti ruwatan ini sang anak akan jauh dari marabahaya atau sengkolo.

Kebanyakan dari keluarga yang mengikuti ruwatan adalah sebagai bentuk usaha agar keluarga mereka selamat, jauh dari bahaya dan senantiasa diberikan pertolongan oleh Tuhan YME. 

Dia, menuturkan dengan mengikuti massal ini biaya lebih murah, per keluarga Rp400.000 dan untuk per orang yang mengikuti Ruwatan dikenakan biaya Rp50.000. 

Ini jauh lebih ekonomis dibanding menggelar Ruwatan sendiri. Asisten I Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Djoko Lukito menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda wisata yang akan meningkatkan geliat sektor wisata di Bojonegoro. 

Budaya di beberapa daerah dikembangkan menjadi salah satu daya tarik kunjungan baik wisatawan,lokasl, domestik maupun mancanegara dengan kemasan etnik dan original budaya atau kearifan lokal. [top/lis]

Tag : ruwatan, massal

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more