23:12 . Tampilan Jean Sebastian Pukau Penonton   |   20:00 . Peduli Sesama, FKPAI Bantu Air Bersih di Kedungadem   |   19:00 . Nita Artsen dan Jean Sebastian Tampil Memukau   |   18:00 . Kios di Kacangan Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta   |   17:00 . Wabup Resmikan Nasi Buwohan jadi Makanan Khas Bojonegoro   |   16:00 . Wabup Buka Jazz Bengawan 2018   |   13:00 . Meski Sederhana, Warung Belut Chemenk jadi Favorit Pengunjung   |   12:00 . Seramnya Bangunan RSUD Lama Bojonegoro   |   11:00 . Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro   |   10:00 . Ajak Kades Wilayah Barat Diskusi, Banyak Harapan Terlontar   |   09:00 . Antisipasi Pupuk Kurang, Disperta Ajukan Tambahan   |   08:00 . Muhammadiyah dan Keindonesiaan   |   07:00 . 8 Keuntungan Berstatus Jomblo   |   06:00 . Demi Kebersamaan, Pompa Air Tradisional Jadi Alternatif Warga Sumberagung   |   23:00 . Hujan Disertai Angin, 7 Rumah di Gondang Roboh   |  
Wed, 21 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 September 2018 20:00

Suro, 42 Orang Ikut Ruwatan Massal di Kahyangan Api

Suro, 42 Orang Ikut Ruwatan Massal di Kahyangan Api

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Bulan Suro atau Muharram bagi orang Jawa termasuk bulan yang disakralkan.  Salah satunya adalah untuk tirakat dan menggeler ruwatan agar dijauhkan dari bala.

Sebagian besar masyarakat Jawa masih meyakini bahwa ada hari tertentu, dan keadaan manusia itu yang membawa hal baik dan buruk. Untuk hal baik tidak dirisaukan namun hal buruk itu yang harus diantisipasi. Salah satunya dengan mengikuti prosesi ruwatan sebagai bentuk ikhtiar. 

Seperti hari ini sebanyak 42 peserta ruwatan massal atau sukerto mengikuti prosesi acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan Pemkab Bojonegoro. Acara yang berlangsung di Pendopo Wisata Kahyangan Api, Selasa (11/9/2018) bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah 1440.

Turut hadir dalam acara itu Asisten I Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito.

Prosesi ruwatan ini diawali dengan acara sungkeman kepada masing-masing keluarga yang menjadi peserta sukerto. 

Yang dilanjut pertunjukan wayang murwokolo dengan dalang Ki Saeomo Sabdo Carito Dari Kecamatan Ngasem. Seusai gelaran wayang  dilanjutkan pembacaan ritual, pemotongan rambut, basuh muka, penarikan kupat luar.

"Yang mengandung arti bahwa ini membebaskan peserta dari bala, kesialan dan lain sebagainya," bebernya.

Salah seorang peserta ruwatan yang ditemui, Seger dari Kecamatan Kasiman menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga mengikuti ruwatan karena  anak keduanya lahir pada hari Selasa Kliwon. 

Menurut orang tuanya bahwa Tiron Selasa Kliwon itu termasuk weton atau kelahiran yang keramat karena hari yang keramat.  Seger beserta istri menuturkan bahwa dengan mengikuti ruwatan ini sang anak akan jauh dari marabahaya atau sengkolo.

Kebanyakan dari keluarga yang mengikuti ruwatan adalah sebagai bentuk usaha agar keluarga mereka selamat, jauh dari bahaya dan senantiasa diberikan pertolongan oleh Tuhan YME. 

Dia, menuturkan dengan mengikuti massal ini biaya lebih murah, per keluarga Rp400.000 dan untuk per orang yang mengikuti Ruwatan dikenakan biaya Rp50.000. 

Ini jauh lebih ekonomis dibanding menggelar Ruwatan sendiri. Asisten I Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Djoko Lukito menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda wisata yang akan meningkatkan geliat sektor wisata di Bojonegoro. 

Budaya di beberapa daerah dikembangkan menjadi salah satu daya tarik kunjungan baik wisatawan,lokasl, domestik maupun mancanegara dengan kemasan etnik dan original budaya atau kearifan lokal. [top/lis]

Tag : ruwatan, massal

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more