23:12 . Tampilan Jean Sebastian Pukau Penonton   |   20:00 . Peduli Sesama, FKPAI Bantu Air Bersih di Kedungadem   |   19:00 . Nita Artsen dan Jean Sebastian Tampil Memukau   |   18:00 . Kios di Kacangan Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta   |   17:00 . Wabup Resmikan Nasi Buwohan jadi Makanan Khas Bojonegoro   |   16:00 . Wabup Buka Jazz Bengawan 2018   |   13:00 . Meski Sederhana, Warung Belut Chemenk jadi Favorit Pengunjung   |   12:00 . Seramnya Bangunan RSUD Lama Bojonegoro   |   11:00 . Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro   |   10:00 . Ajak Kades Wilayah Barat Diskusi, Banyak Harapan Terlontar   |   09:00 . Antisipasi Pupuk Kurang, Disperta Ajukan Tambahan   |   08:00 . Muhammadiyah dan Keindonesiaan   |   07:00 . 8 Keuntungan Berstatus Jomblo   |   06:00 . Demi Kebersamaan, Pompa Air Tradisional Jadi Alternatif Warga Sumberagung   |   23:00 . Hujan Disertai Angin, 7 Rumah di Gondang Roboh   |  
Wed, 21 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 September 2018 12:00

Diduga Depresi, Seorang Ibu di Wadang Gantung Diri

Diduga Depresi, Seorang Ibu di Wadang Gantung Diri

Reporter : Abdul Rokim, Joel Joko

blokBojonegoro.com - Seorang ibu berinisial SW (45), warga Desa Wadang , Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

"Diduga korban bunuh diri karena depresi mempunyai riwayat penyakit yang sudah lama dan tidak kunjung sembuh. Jasad korban pertama kali ditemukan saudaranya bernama Sumi saat hendak memberi makan," kata Kapolsek Ngasem, AKP Dhumas Barutu.

Dhumas mengatakan, penemuan mayat bermula saat Sumi pergi ke rumah korban dan mengira penghuni rumah masih tidur. Sebab pintu rumah masih tertutup dan sepi.

"Karena curiga akhirnya Sumi membuka pintu dan mendapati korban sudah tergantung di salah satu kayu penyangga," lanjut Kapolsek.

Korban tergantung dengan kondisi sudah tak bernyawa dengan kondisi leher terjerat tali tampar plastik warna kuning. Hasil pemeriksaan petugas di lokasi tidak menemukan tanda tanda kekerasan. Polisi menyatakan korban murni gantung diri.

Keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. Sehingga setelah mendengarkan keterangan saksi dan dilakukan pemeriksaan, akhirnya jenazah korban diserahkan kepada keluaga untuk dimakamkan.[oel/ito]

Tag : gantung, diri, wadang, ngasem

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more