18:00 . Berkas Perkara Tersangka Dilimpah Pekan Depan   |   17:00 . Pertengahan Bulan, Dua Orang Meninggal Akibat DB   |   16:30 . Hujan Disertai Angin, Pohon dan Tower Tumbang   |   16:00 . 90 Regu Berebut Lolos Ke Babak Semifinal   |   15:00 . Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana   |   14:00 . Fotografer Kreatif ini Raup Pemasukan Rp15 Juta per Bulan   |   13:00 . Penyaluran Santunan Kematian Harus Terperinci   |   12:00 . Komisi A Studi Banding Program Santunan Kematian   |   11:00 . Sebelum Mulai Pembangunan, Warga Campurejo Syukuran   |   10:00 . Ratusan Siswa SD se Bojonegoro Ikuti Lomba Cerdas Cermat   |   09:00 . Peduli Daerah, FKMB UINSA Surabaya Sosisalisasi Penanganan Hama   |   08:00 . Mosi Tidak Percaya, Ini Tanggapan Koni Bojonegoro   |   07:00 . Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas   |   22:00 . Gunung Pegat Rawan Jadi Tempat Mesum   |   21:00 . Dinginkan Suhu Politik, Polres Gandeng Ulama   |  
Mon, 21 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 13 September 2018 10:00

100 Peserta dari Pendidikan non Formal Ikuti Workshop Menulis

100 Peserta dari Pendidikan non Formal Ikuti Workshop Menulis

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menggelar workshop penyusunan karya tulis ilmiah, Kamis (13/9/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan di aula dinas tersebut, diikuti 100 peserta dari pendidikan non formal di Bojonegoro, diantaranya, Penilik, LKP, PKBM, TBM pengelola dan pendidik Kelompok Bermain (KB) dan PAUD.

Ketua Panitia, Damiati menjelaskan, workshop dilaksanakan hari ini dan Jumat (14/9/2018) dengan pemateri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro, Dedi Mahdi, Keta FTBM, Imam Muhlas serta dari BP PAUD dan Dikmas Provinsi Jatim.

"Diharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas tenaga pengelola dan pendidik di non formal dalam menyusun karya tulis ilmiah," jelas Damiati yang juga Kasi Kelembagaan Disidik Bojonegoro itu.



Kepala Disdik Bojonegoro, Hanafi mengakui bahwa menulis itu berat. Terutama bagi ibu-ibu pengelola dan pendidik PAUD banyak hambatannya. Dengan workshop ini, diharapkan mulai dibiasakan untuk menulis.

"Setelah workshop ini jangan hanya selesai di sini saja, tapi harus ada tindaklanjut dan membiasakan diri untuk menulis. Nantinya juga dibagikan kepada pengelola lain ilmunya," jelas Hanafi.

Terpisah, Ketua FTBM Bojonegoro, Imam Muhlas kepada blokBojonegoro.com menjelaskan, pelatihan ini menjadi sumbu penting dalam pemajuan penangananan budaya baca kabupaten.

"FTBM mempunyai PR yang sama dengan Dinas Pendidikan dalam menyiapkan generasi yang lebih bersinar kedepannya," jelas Mas GeKa, sapaan karibnya.  [ito/mu]

Tag : pendidikan, worksop, paud, pendidikan non formal

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 20 January 2019 15:00

    Potensi Konflik, Posisikan Media jadi Jurnalisme Kebergaman

    Potensi Konflik, Posisikan Media jadi Jurnalisme Kebergaman Maraknya kasus keberagaman dibeberapa daerah menjadi fenomena, apalagi memasuki tahun politik menjadi potensi konflik. Sehingga Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk), berama AJI Surabaya, Kedutaan Besar Kanada dan Gusdurian memposisikan media...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more