21:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   20:00 . Selangkah Lagi 5 Komisioner KPU Ditentukan   |   19:00 . Lansia Dapat Rp2 Juta Setahun, Ini Kata Gubernur Jatim   |   18:00 . Ngaji Bareng Ahlussunah Wal Jamaah PAC IPNU-IPPNU Sumberrejo   |   17:00 . 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ada Apa? Cek Disini   |   16:00 . Perpusda Bojonegoro, Tempat Alternatif untuk Ngabuburit   |   15:00 . Gudang Kayu Jati di Balen Ludes Terbakar   |   14:00 . Hore....! WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dishub Bakal Buka Dua Rest Area di Jalur Mudik   |   12:00 . Disperinaker Pastikan Tak Ada Perusahaan Telat Berikan THR   |   11:00 . Matangkan Skema, Bojonegoro U21 Akan Lawan Pesekaba Blora   |   10:00 . Pengumuman Kelulusan SMP, Hanya Undang Orang Tua Siswa   |   09:00 . 15 Kuota Tambahan CJH Segera Lakukan Pelunasan Tahap III   |   08:00 . Disbudpar Bojonegoro Siapkan Hiburan Saat Lebaran   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 14 September 2018 21:00

Pasrah, Masuk Masa Panen, Harga Tomat Anjlok

Pasrah, Masuk Masa Panen, Harga Tomat Anjlok

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Sebagian petani di Sekar tak bisa berbuat banyak, mereka terpaksa membiarkan tanaman tomat miliknya di lahan lantaran saat ini harganya anjlok. Bahkan, oleh para tengkulak hanya dibeli Rp500 per kilogram.

"Terpaksa sebagian dibiarkan membusuk sebagian, diambil buat bibit lagi," kata seorang petani tomat di Sekar, Sumiatun kepada blokBojonegoro.com, Jumat (14/9/2018).

Menurut Sumiatun, dirinya bingung, pasalnya, ketika tomat dipetik dan dijual hasilnya tak sebanding dengan jumlah tenaga yang dikeluarkan. Akhirnya, dirinya memilih pasrah dan membiarkan tomat miliknya matang di sawah.

Sebelumnya, lanjut dia, harga tomat cukup fantastis yaitu Rp4.000 perkilogram. Namun, dengan berjalannya waktu, tepatnya pasca Hari Raya Idul Adha harga tomat anjlok.

Menurut petani lain, Warso, menananm tomat memang tak memerlukan perawatan dan biaya tinggi. Yaitu, cukup disiram air secukupnya tomat sudah berbuah banyak.

"Kalau sedang mahal ya untung. Tapi kalau sedang murah seperti ini dibuat biaya tenaga pemetikan dan angkut ke pasar saja tidak cukup," timpalnya.

Tomat miliknya, sekali panen bisa mendapatkan 100 kilogram (1 kuintal). Tak hanya saat panen, untuk mengangkut tomat dari sawah ke menuju pasar pun juga butuh angkutan dari orang lain."Itu juga bayar jaga orang," bebernya. [top/lis]

Tag : harga, tomat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more