21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |   16:00 . SKK MIGAS Jabanusa Gelar Forum Operasi 2019 Road to Giant Discovery   |   15:00 . AJI Bojonegoro Gelar Seminar Publik SJSN   |   14:00 . Zona Tengah Dominasi Kejahatan Hutan di Bojonegoro   |   13:00 . Kalianyar Ikut Lomba Desa Berseri Tingkat Provinsi   |   12:00 . KPUK: Baru 5 Kecamatan Setor Hasil Rekapitulasi   |   11:00 . Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Meninggal, Satu Dirawat   |   09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 17:00

60 Pelajar Bersaing Dalam Penelitian Pembelajaran Berbasis Proyek

60 Pelajar Bersaing Dalam Penelitian Pembelajaran Berbasis Proyek

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebanyak 60 pelajar dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bojonegoro, saling bersaing untuk memaparkan hasil penelitian model pembelajaran kelas berbasis proyek.

Kompetisi yang diadakan oleh ExxonMobil ini, turut menggandeng Putra Sampoerna Foundation (PSF) dan Pusat Pembelajaran Guru (PBG) sebagai pelaksana, dengan bertempat di SMAN 1 Kalitidu, Sabtu (15/9/2018).

60 peserta tersebut berasal dari SMAN 1 Kalitidu, SMPN 1 Kalitidu, SMPN 1 Gayam, SMA Islam Nurul Ulum, SMKN Purwosari dan SMPN 1 Purwosari, dengan tiap-tiap sekolah terdiri dari dua peserta dan setiap peserta terdiri dari lima siswa dan 1 orang guru. Untuk penelelitian sendiri, siswa dan siswi diminta untuk membuat suatu produk atau proyek dengan latar belakang isu sosial ditengah masyarakat, seperti isu lingkungan dan Ekonomi, dengan jangka waktu 2 bulan.

"Kita juga mendatangkan 14 guru ahli dari PBG untuk mendamping kegiatan tetsebut agar berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan," terang Ketua Pelaksana PJBL, Anam Syaifuddin.

Dia menjelaskan, penelitian pembelajaran berbasis proyek ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar bagi siswa, dalam melaksanakan kegiatan mini research dilingkungan sekitar sekolah serta memahami permasalahan terkait sosial ekonomi dan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar.

Selain itu, penelitian tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ruang bagi siswa dalam memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah, untuk mengatasi masalah sehari-hari. Serta tentunya, memberikan kesempatan guru untuk menerapkan model pembelajaran berbasis projek, sebagai salah satu model pembelajaran aktif yang berfokus pada ketrampilan berpikir tingkat siswa dan tentunya pengembangan karakter siswa.

"Penelitian sendiri sebenarnya sudah dilakukan oleh masing-masing kelompok dengan jangka waktu empat sampai 8 minggu yang lalu dan hari ini adalah proses penyampaian hasilnya. Sedangkan untuk juara akan diambil enam pemenang yaitu juara 1, 2 dan 3 dan juara Harapan 1, 2 dan 3," ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari SMAN 1 Kalitidu mengangkat permasalah Kuping Sepat (Pemanfaatan Kulit Pisang menjadi Semir Sepatu) dan Sair Nyata (Pembuatan Sabun Cair dari Minyak Jelantah) untuk dijadikan penelitian. Pasalnya, selama ini, limbah kulit pisang dan limbah minyak jelantah dirasa hanya dibuang begitu saja oleh masyarakat.

"Kita sangat tertarik dengan limbah keduanya, padahal keduanya dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekali melalui beberapa tahap pengelolaan," terang Mira Ayu Setya Rini, guru dari SMAN 1 Kalitidu.

Ia juga berharap, kedepanya hasil penelitian tersebut turut mengangkat perekonomian masyarakat Bojonegori. Dan juga bisa merambah ke dunia industri rumah tangga tentunya, lantaran saat ini sudah ada beberapa warga yang memproduksi di rumah dan kemudian kembali dijual belikan lagi.

"Sebagai bonusnya, semoga penelitian ini mendapat Juara 1 pada lomba PJBL yang diadakan oleh ExxonMobil, Putra Sampoerna Foundation dan Pusat Pembelajaran Guru ini," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : Pbg, exxonmobil, siswa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more