16:00 . Mensesneg RI Silaturrohim ke PCNU Bojonegoro   |   15:00 . Dewan Bahas Pemanasan Global Bojonegoro Bareng DLH dan EMCL   |   14:00 . Mensesneg Sampaikan 4 Program Pemerintah untuk Pesantren   |   13:00 . Lihat Lokasi Ponpes Attanwir   |   12:00 . Pulang Kampung, Mensesneg Sambang Ponpes Attanwir   |   11:00 . Sambut Mensesneg   |   10:00 . Pembinaan, Ini Pesan Wabup untuk Pemdes se-Kecamatan Kapas   |   09:00 . Selain Berwarna Kehitaman, Banyak Ikan di Bengawan Mati   |   08:00 . Nahkodai DPD Apitu Jatim, Iskandar akan Buat Sertifikasi Anggota   |   07:00 . Perhatikan, 8 Cara "Tumpas" Kesepian Saat Berstatus Jomblo   |   21:00 . Sekjen Senopati Nusantara dan Mantan Gubernur DKI Hadir di Festival Pusaka   |   20:00 . Raimuna X, IOF Kenalkan Dunia Offroad   |   19:00 . Diterjang Angin, Panggung FBU Luluh Lantak   |   18:00 . Baliho Salah Satu Caleg Terlepas, Ganggu Pengguna Jalan   |   17:00 . Ada 8 Madrasah Dapat Nilai C Saat Akreditasi   |  
Mon, 19 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 17:00

60 Pelajar Bersaing Dalam Penelitian Pembelajaran Berbasis Proyek

60 Pelajar Bersaing Dalam Penelitian Pembelajaran Berbasis Proyek

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebanyak 60 pelajar dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bojonegoro, saling bersaing untuk memaparkan hasil penelitian model pembelajaran kelas berbasis proyek.

Kompetisi yang diadakan oleh ExxonMobil ini, turut menggandeng Putra Sampoerna Foundation (PSF) dan Pusat Pembelajaran Guru (PBG) sebagai pelaksana, dengan bertempat di SMAN 1 Kalitidu, Sabtu (15/9/2018).

60 peserta tersebut berasal dari SMAN 1 Kalitidu, SMPN 1 Kalitidu, SMPN 1 Gayam, SMA Islam Nurul Ulum, SMKN Purwosari dan SMPN 1 Purwosari, dengan tiap-tiap sekolah terdiri dari dua peserta dan setiap peserta terdiri dari lima siswa dan 1 orang guru. Untuk penelelitian sendiri, siswa dan siswi diminta untuk membuat suatu produk atau proyek dengan latar belakang isu sosial ditengah masyarakat, seperti isu lingkungan dan Ekonomi, dengan jangka waktu 2 bulan.

"Kita juga mendatangkan 14 guru ahli dari PBG untuk mendamping kegiatan tetsebut agar berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan," terang Ketua Pelaksana PJBL, Anam Syaifuddin.

Dia menjelaskan, penelitian pembelajaran berbasis proyek ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar bagi siswa, dalam melaksanakan kegiatan mini research dilingkungan sekitar sekolah serta memahami permasalahan terkait sosial ekonomi dan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat sekitar.

Selain itu, penelitian tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ruang bagi siswa dalam memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah, untuk mengatasi masalah sehari-hari. Serta tentunya, memberikan kesempatan guru untuk menerapkan model pembelajaran berbasis projek, sebagai salah satu model pembelajaran aktif yang berfokus pada ketrampilan berpikir tingkat siswa dan tentunya pengembangan karakter siswa.

"Penelitian sendiri sebenarnya sudah dilakukan oleh masing-masing kelompok dengan jangka waktu empat sampai 8 minggu yang lalu dan hari ini adalah proses penyampaian hasilnya. Sedangkan untuk juara akan diambil enam pemenang yaitu juara 1, 2 dan 3 dan juara Harapan 1, 2 dan 3," ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari SMAN 1 Kalitidu mengangkat permasalah Kuping Sepat (Pemanfaatan Kulit Pisang menjadi Semir Sepatu) dan Sair Nyata (Pembuatan Sabun Cair dari Minyak Jelantah) untuk dijadikan penelitian. Pasalnya, selama ini, limbah kulit pisang dan limbah minyak jelantah dirasa hanya dibuang begitu saja oleh masyarakat.

"Kita sangat tertarik dengan limbah keduanya, padahal keduanya dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekali melalui beberapa tahap pengelolaan," terang Mira Ayu Setya Rini, guru dari SMAN 1 Kalitidu.

Ia juga berharap, kedepanya hasil penelitian tersebut turut mengangkat perekonomian masyarakat Bojonegori. Dan juga bisa merambah ke dunia industri rumah tangga tentunya, lantaran saat ini sudah ada beberapa warga yang memproduksi di rumah dan kemudian kembali dijual belikan lagi.

"Sebagai bonusnya, semoga penelitian ini mendapat Juara 1 pada lomba PJBL yang diadakan oleh ExxonMobil, Putra Sampoerna Foundation dan Pusat Pembelajaran Guru ini," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : Pbg, exxonmobil, siswa

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more