09:00 . Curva Nord Bakal Berikan Teror dan Koreografi Kejutan   |   08:00 . Tandon Air, Solusi Petani Mayangkawis Bercocok Tanam di Musim Kemarau   |   07:00 . Tak Usah Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Ini Saja!   |   06:00 . Raker IKAMI Attanwir untuk Kebesaran Pondok   |   19:00 . Kwartir Ranting Sumberrejo Kembali Gelar Jambore Tingkat Penggalang   |   18:00 . Membanggakan, Produk Kripik Singkong Bojonegoro Expor ke Cina   |   18:00 . Rekind Akan Memberikan Penguat pada 5 Jembatan dan Melebarkan Jalan   |   17:00 . Geliat Literasi di Kedai Kopi Second   |   16:00 . Periode Juli 2019, ini Jumlah Tenaga Kerja di Proyek JTB   |   15:00 . Anggaran BPPDGS untuk Madin Meningkat Capai Rp15,5 M   |   14:00 . Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen   |   10:00 . Bansos Lansia, 505 Diverifikasi, 179 Orang Sudah Cair   |   09:00 . Sakit dan Butuh Pengobatan, Satu Jemaah Haji Pulang Awal   |   08:00 . Benih Bibit Tembakau Rusak, Petani Tidak Dapat Bantuan   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 16:00

Omset Tak Menentu, Pedagang di Taman Rajekwesi Pasrah

Omset Tak Menentu, Pedagang di Taman Rajekwesi Pasrah

Kontributor: Candra Kurniawan

blokBojonegoro.com - Taman Rajekwesi Bojonegoro menjadi salah satu pilihan warga Bojonegoro untuk menghabiskan waktu santai bersama keluarga terdekat maupun teman.

Setelah dibangun, taman rajekwesi yang dulunya eks terminal itu bebas dari para Pedagang Kali Lima (PKL), dan para pedagang yang hendak berjualan dibuatkan kios-kios toko di selatan taman.

Tentu hal ini dimanfaatkan oleh para pedagang untuk meraih keuntungan dengan berjualan di sekitar taman rajekwesi.

Namun tak seperti yang diharapkan, beberapa pedagang merasa omset yang diraih tiap hari kian menurun. Salah satu pedagang, Suryati (32), yang berjualan kopi di pertokoan taman rajekwesi merasakan jika pengunjung di warungnya sepi.

"Makin sepi, itu banyak yang tutup. Mungkin juga karena persaingan antar pedagang di kios dan PKL yang masih berjualan di trotoar," keluhnya.

Begitu juga dengan Dimas (52) yang berjualan mie ayam di pertokoan taman rajekwesi juga merasakan nasib sama.

"Pengunjung di sini tak menentu, kadang ramai ketika malam minggu kadang jika hari biasa hanya satu, dua saja yang mampir," tukasnya pasrah.

Beberapa kios pun juga terlihat tutup karena tak ada pembeli. Kebanyakan dari mereka mengaku membayar sewa per bulan Rp500 ribu ke pihak Dinas Koperasi. Beberapa dari mereka pasrah dengan kondisi sepinya pengunjung di taman rajekwesi ini. [wan/mu]

Tag : TAMAN RAJEKWESI

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 23 August 2019 14:00

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen Musim ini para petani tembakau Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro tengah panen tembakau. Hanya sebagian petani yang menanam komoditas bahan utama rokok ini, alhasil harganya pun relatif mahal...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat