21:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   20:00 . Selangkah Lagi 5 Komisioner KPU Ditentukan   |   19:00 . Lansia Dapat Rp2 Juta Setahun, Ini Kata Gubernur Jatim   |   18:00 . Ngaji Bareng Ahlussunah Wal Jamaah PAC IPNU-IPPNU Sumberrejo   |   17:00 . 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ada Apa? Cek Disini   |   16:00 . Perpusda Bojonegoro, Tempat Alternatif untuk Ngabuburit   |   15:00 . Gudang Kayu Jati di Balen Ludes Terbakar   |   14:00 . Hore....! WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dishub Bakal Buka Dua Rest Area di Jalur Mudik   |   12:00 . Disperinaker Pastikan Tak Ada Perusahaan Telat Berikan THR   |   11:00 . Matangkan Skema, Bojonegoro U21 Akan Lawan Pesekaba Blora   |   10:00 . Pengumuman Kelulusan SMP, Hanya Undang Orang Tua Siswa   |   09:00 . 15 Kuota Tambahan CJH Segera Lakukan Pelunasan Tahap III   |   08:00 . Disbudpar Bojonegoro Siapkan Hiburan Saat Lebaran   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 September 2018 06:00

Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat. Pelemahan rupiah tersebut turut memeberikan dampak kepada pengusaha konveksi sablon rumahan di Kabupaten Bojonegoro.

Nilai tukar rupiah yang hampir menyentuh angka Rp15.000 membuat harga kain naik sampai Rp10.000. Padahal sebelumnya, harga kain kaos hanya berkisar Rp95.000 rupiah per kilogramnya, namun saat ini harga kain menyentuh angka Rp105 ribu sampai 108 ribu per kilogramnya.

"Baru terjadi sekitar 1 minggu yang lalu dan kenaikan harga itu terjadi hampir merata, seperti di Lamongan dan Surabaya," ucap pemilik Konveksi Sablon di Desa Suwaloh, Kecamatan Balen, Roman Hakim.

Ia mengaku, banyak kebutuhan untuk pembuatan sablon berasal dari luar negeri, seperti kanvas mauoun kain. Sehingga mau tidak mau pemuda 23 tahun ini harus memutar otak, agar pelangganya tidak pergi lantaran kenaikan harga yang disebabkan oleh melemahnya nilai rupiah. 

"Terpaksa saya tidak naikkan, karena banyak pelanggan yang mau tidak mau saya harus mendapakan keuntungan sangat sedikit," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Hakim juga menakutkan, kenaikan terhadap harga kaos tersebut bakal sulit turun lagi. Pasalnya, jika melihat kejadian-kejadian sebelumnya harga itu bakal tetap atau tidak kembali turun lagi, lantaran dari toko atau pabriknya enggan mau menurunkan.

"Biasanya juga ada permainan tengkulak juga, sehingga saya berharap rupiah kembali menguat dan harga kain kembali menurun lagi," pungkasnya.[din/col]

Tag : harga, kain

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more