18:00 . Daun kering rawan kebakaran   |   17:00 . Ikan Asap Solusi Ketika Harga Daging Sedang Melambung   |   16:00 . Jika Ada Bencana, ini yang Akan Dilakukan KPU   |   14:00 . Pemuda Mojodelik Terlibat Sebagai Panitia PTSL   |   13:00 . Kemarau, Jadi Berkah Bagi Tukang Gali Sumur   |   12:00 . Siswa SD di 2 Kecamatan Terima Kartu ATM PIP   |   11:00 . Bupati Berikan Penghargaan untuk Masyarakat Berprestasi   |   10:00 . Kelelahan saat Upacara, 12 Siswa Dirawat   |   09:00 . Upacara HJB, Bupati Ajak Semua Lebih Produktif   |   08:00 . Pemuda Bojonegoro Ikuti Jambore Pemuda Daerah   |   07:00 . Daftar Negara dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi, Bagaimana Indonesia?   |   23:00 . LPPNU Bojonegoro Sosialisasikan Program Bantuan Tanam Jagung   |   22:00 . 29 Gunungan Dibagikan di Grebeg Berkah   |   21:30 . Bupati Terima Api Abadi   |   21:00 . Filosofi Musik 'Ning Nong Gung' dalam Iringan Grebek Berkah   |  
Sun, 21 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 22 September 2018 08:00

Harga Murah, Petani Bawang di Sukosewu Pilih Bawa Pulang Hasil

Harga Murah, Petani Bawang di Sukosewu Pilih Bawa Pulang Hasil

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Harga bawang merah yang kurang memuaskan pada masa panen kali ini membuat para petani di wilayah Kecamatan Sukosewu lebih memilih membawa hasil panennya pulang untuk dikeringkan sembari menunggu harga bawang merahnya mulai bagus kembali.

"Bawa pulang dulu hasil panen bawang merah untuk dianginkan dan dikeringkan," Ucap Warji salah satu Petani.

Dirinya mengungkapkan sebagaian petani yang menanam bawang merah ini, mayoritas petani yang mempuyai lahan pertanian tadah hujan, dan tegalan pasalnya tidak banyak membutuhkan air.

"Namun sayang saat panen harganya kurang bagus yakni berkisar Rp9.000-10.000," ujar Warji.

Lahan pertanian yang ditanami bawang merah hanya ada dibeberapa desa, pasalnya petani di Kecamatan setempat menanam bawang merah ini hanya mencoba peruntungan. Namun petani bersyukur hasil panen petani cukup bagus, hanya saja harga jual bawang ditingkat petani masih dirasa belum bersahabat yakni sekitar Rp9.000-10.000  per kilonya.

Terpisah, Kepala UPT Pertanian Sukosewu, M Qomaruddin membenarkan petani bawang merah di Kecamtan Sukosewu telah panen, akan tetapi menurut petani harga jual bawang merah belum begitu bagus, sehingga masih banyak petani lebih memilih hasil panenya untuk digantung serta dijemur.

"Memang petani bawang didaerah Kecamatan Sukosewu hanya ada dibeberapa desa yang lahannya tegalan dan lahan pertaniannya tadah hujan, seprti desa Sukosewu, Kalicilik, Sidorejo dan Semawot," terang Qomarudin kepada blokBojonegoro.com.[ saf/lis]

 


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




Video bB

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur (Jatim), Arif Rahman memberi himbauan kepada masyarakat umum, khususnya yang ada dalam kegiatan tersebut agar lebih cerdas dalam mengkonsumsi berita....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar...

    read more