19:00 . Resiko Petani Melon, Pernah Ditipu Tengkulak saat Panen   |   18:00 . Modal Besar, Petani Melon Berani Ambil Resiko   |   17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |  
Sun, 17 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 23 September 2018 08:00

UKW ke-24 PWI Jatim

41 Wartawan Ikut UKW, 3 Dinyatakan Belum Kompeten

41 Wartawan Ikut UKW, 3 Dinyatakan Belum Kompeten

Reporter: Sri Wiyono

blokBojonegoro.com - Dari 41 wartawan yang mengikuti  uji kompetensi wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim), tidak semuanya dinyatakan lulus .

Pada UKW angkatan 24 untuk PWI Jatim dan 336 untuk nasional yang digelar di graha A. Azis kantor PWI Jatim di Jalan Taman Apsari Surabaya pada 22-23 September 2018 ini, 3 wartawan belum lulus. Artinya, dinyatakan belum berkompeten.

Menurut Koordinator UKW PWI Jatim, Djoko Tetuko, Minggu (23/9/2018), UKW diikuti  41 peserta,  yakni 1 kelas untuk kategori Utama, 4 kelas untuk kategori Madya dan 5 kelas untuk kategori Muda.

"Dari 41 peserta itu, 3 peserta dinyatakan belum kompeten," tambah Djoko Tetuko.

Ketua PWI Jatim, Achmad Munir menambahkan, untuk peserta yang dinyatakan kompeten agar terus menjaga kompetensinya dengan bersikap profesional. "Jagalah marwah organisasi dan wartawan dengan bersikap profesional" pesan dia.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara ini meminta bagi peserta yang belum kompeten untuk tidak berputus asa dan harus mencoba lagi sampai dinyatakan kompeten. " PWI Jatim akan menggelar UKW lagi di Madiun tak lama lagi," katanya.

Sementara Rajab Ritonga perwakilan PWI Pusat mengatakan kompetensi wartawan sangat penting di era keterbukaan seperti saat ini. Kompetensi bisa menjadi alat untuk bersaing di era industrialisasi pers seperti saat ini.

"Di era keterbukaan sangat memungkinkan wartawan luar negeri masuk. Kalau kita tidak siap dan tidak kompeten akan tergilas," ingatnya.[ono/ito]

 

Tag : ukw, pwi, jatim, bb

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more