16:00 . Ganti Nama, P3A Kini Jadi P2TP2A   |   15:00 . Kunker, Pemkot Tasikmalaya Belajar Pengelolaan Pasar   |   14:00 . Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat   |   13:00 . SDN MT Ikuti Lomba Budaya Mutu   |   12:00 . Musim Hujan, 50 Embung Bakal Ditabur Benih Ikan Tawes dan Nila   |   11:00 . Dugaan Pungutan di SMAN 1 Bojonegoro, ini Kata Kepala Cabdindik   |   10:00 . Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI Kunjungi Bojonegoro   |   09:00 . Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna   |   08:00 . Lebih Dekat dengan SKD saat Tes CPNS, Intip Yuk!   |   07:00 . 5 Adegan Sinetron yang Bertentangan dengan Logika dan Kenyataan   |   22:00 . UNUGIRI Kalahkan UNHASY 6-1 di Liga Futsal Mahasiswa   |   21:00 . Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab   |   20:30 . Haddad Alwi Sihir Masyarakat Bojonegoro dengan Lagu Religinya   |   20:00 . SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi   |   19:30 . Sempat Diguyur Hujan, Ratusan Masyarakat Padati Peringatan HSN   |  
Wed, 24 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 23 September 2018 19:00

'Liwetan' Bikin Akrab Sesama Teman

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Banyak cara bisa dilakukan agar jalinan kekeluargaan bisa terus terpupuk hangat, seperti yang dilakukan warga dan pemuda di Desa Lengkong Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/9/2018) malam. Mereka melakukan kegiatan 'liwetan' bersama-sama dengan guyub, meskipun dilakukan sederhana.

Tungku perapian yang digunakan 'liwetan' atau memasak nasi memakai batu paving, serta kayu seadanya. "Gotong royong bahannya, dimasak bareng saling membantu," ujar salah seorang warga setempat, Sueb, sambil menggoreng.

Menurutnya, budaya liwetan sudah berlangsung bertahun-tahun dilakukan pemuda. Tapi uniknya tidak direncanakan sebelumnya dan langsung diadakan liwetan. "Spontanitas, bukan karena lapar. Tapi sudah menjadi kebiasaan," terangnya.

Hal senada juga dituturkan Rokhim, liwetan ini sederhana dan yang dimasak juga hanya nasi dengan lauk tempe dan sambal ikan teri. "Yang penting liwetan, berkumpul dan makan bersama," tuturnya.

Tampak saat liwetan, semua warga dan pemuda bekerjasama saling membantu memasak. Ada yang mengambil perlengkapan, belanja kebutuhan bumbu, mencuci beras dan membuat tungku. Sehingga proses liwetan tidak harus menunggu lama untuk memasaknya. [ito/mu]

Tag : liwetan, lengkong, warga

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 October 2018 21:00

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab Sebagai bagian pengenalan jurusan serta menjalin keakraban sesama mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar malam keakraban. Acara yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 21 Oktober hingga...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat