22:00 . Tak Ada Tambahan Baru, 117 Positif Covid-19 Masiih Dirawat   |   18:00 . PTSL 2020, Kabupaten Bojonegoro Tempati Urutan ke-2 Se-Jatim   |   15:00 . 51 Pekerja Migas Positif Corona, Pemkab Koordinasi dengan SKK Migas dan K3S   |   14:00 . 4 Kecamatan di Ujung Bojonegoro Masih Putih   |   13:00 . Pascakebakaran, Pertamina Targetkan CPP Gas Gundih Beroperasi November   |   12:00 . Jelang Idul Adha, Harga Telur Ayam Turun   |   11:00 . Polres dan Dishub Bojonegoro Siapkan Grid Bagi Pengendara Motor   |   10:00 . Intip Kuliner Khas Arab di Teras Alfaros   |   09:00 . Tingkatkan Pembangunan Desa, DPMD Bersama P3MD Fasilitasi Penyusunan RKPDes   |   08:00 . 16 Pot Bunga di Kota Dirusak Orang   |   07:00 . Kesalahan Pakai Masker yang Amat Berbahaya Tapi Sering Dilakukan Keluarga   |   22:00 . Sehari, 16 Orang di Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Covid 19   |   20:00 . Sumur Bor di Margomulyo Keluar Gas, Gegerkan Warga   |   15:00 . Ada Penyaluran Beras Bansos ke KPM, ini Tanggapan Bulog   |   14:00 . Rapid Test Gratis Masyarakat Bojonegoro Didominasi Pekerja   |  
Thu, 16 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 24 September 2018 18:30

EMCL Sosialisasi Perpajakan pada Mitra

EMCL Sosialisasi Perpajakan pada Mitra

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pengurusan pajak bagi perusahaan kecil dan pengusaha baru, sering menjadi kendala. Padahal pajak adalah kewajiban bagi semua perusahaan sehingga semua pengusaha harus mengerti tata cara dalam perpajakan ini. Untuk memberi pemahaman itu, operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar pelatihan bagi puluhan kontraktor lokal yang ada di Bojonegoro, di salah satu hotel di Kota Ledre, Senin (24/9/2018).

Pelatihan tersebut juga memberi pemahaman tentang tata cara penagihan kepada EMCL. "Kami berharap semua mitra kita tidak terkendala dengan aspek-aspek administratif yang bisa mengganggu performance kontraktor lokal ini," terang Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin.

Dituturkan, pelatihan ini merupakan bentuk komitmen EMCL dalam meningkatkan kapasitas kontraktor lokal, khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Melalui pelatihan ini, kata dia, diharapkan kontraktor lokal memiliki kemampuan bersaing dengan kontraktor-kontraktor yang sudah maju.

"Kami mengajak para pengusaha lokal untuk maju bersama dan menyukseskan proyek negara di Lapangan Banyu Urip demi kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Melalui pelatihan ini, Ichwan mengharapkan keterlibatan kontraktor lokal semakin meningkat sesuai prosedur. "Kemampuan dan pengetahuan tentang prosedur dan tata cara itu penting, karena semua proses pengadaan harus sesuai aturan," tuturnya.

Ichwan juga menyampaikan, sejauh ini EMCL sudah melibatkan kontraktor lokal sesuai Peraturan Daerah nomor 23 tahun 2011 tentang kandungan lokal. Setidaknya 91 perusahaan dari Kabupaten Bojonegoro telah menjadi mitra EMCL selama masa operasi ini. "SKK Migas sebagai pengatur industri hulu migas, mengatur agar semua kontraktor terdaftar dalam Centralized Integrated Vendor Database (CIVD),” jelasnya.

Melalui berbagai pelatihan, EMCL berupaya agar perusahaan-perusahaan lokal bisa menguasai aspek-aspek administrasi tersebut. Sehingga setiap peluang pekerjaan bisa tangkap dengan baik. "Ini adalah pelatihan yang ke-15 kalinya kita laksanakan dengan berbagai tema yang relevan dengan kebutuhan kontraktor lokal," sebutnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Warsono mengapresiasi komitmen EMCL dalam menjalin komunikasi yang baik dengan kontraktor lokal di Bojonegoro. Menurutnya, tidak semua perusahaan Migas di Bojonegoro melakukan pelatihan seintensif ini.

"Saya mendapat masukan dari kontraktor yang berada di wilayah perusahaan Migas sebelah," katanya, merujuk pada lokasi di luar Blok Cepu.

Komitmen baik ini, kata dia, harus dimanfaatkan dengan baik. "Kegiatan-kegiatan ini merupakan peluang bagi anda semua,” ucapnya.

Warsono memotivasi para peserta agar mengikuti kegiatan pelatihan secara serius. Menurutnya, momen ini menjadi penting untuk peserta, karena mereka bisa berinteraksi langsung dengan para pemateri yang merupakan orang internal EMCL sendiri. Pelatihan kali ini diisi oleh Umi Kaltsum yang menjelaskan tentang tata cara penagihan. Sedangkan perpajakan dijelaskan oleh Asep Saepudin. Keduanya merupakan supervisor dari bagian Pengadaan dan Perpajakan EMCL. [ito/lis]

Tag : emcl, soosialisasi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 12 July 2020 14:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB, Berikut Syaratnya! Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat