19:00 . Bisnis Sosial Raup Keuntungan Sekaligus Bantu Sesama   |   18:00 . Produksi Jagung di Bojonegoro Selalu Lebihi Target   |   17:00 . Mendagri Tito: Budaya Amplop Harus Hilang dari Pelayanan Publik Pemerintah   |   16:00 . Bulog Belum Lakukan Penyerapan Komoditi Jagung, Begini Penjelasannya...   |   15:00 . Petani Masyarakat Samin Panen Raya Bareng Gubernur Jatim   |   14:00 . BPBD Bersama Muspika Ngasem Kerja Bakti Buat Jembatan Darurat   |   13:00 . Kapolres Bojonegoro Lantik Kabag Ops dan Kapolsek Baureno   |   12:00 . Tergerus Air, Jembatan Penghubung Ngasem-Bubulan Ambrol   |   11:00 . Harga Jagung di Bojonegoro Selatan Tinggi, Petani Senang   |   09:00 . UPZIS LAZISNU Kecamatan Kanor Gelar Rapat Pleno   |   08:00 . Turun Lagi, Kini Harga Cabai Rp40.000 Per Kilogram   |   07:00 . Cara Alami Mengatasi Nyeri Lambung GERD   |   17:00 . Gubernur Jatim Silaturahmi Dengan Masyarakat Samin di Margomulyo   |   16:00 . Hujan Intensitas Tinggi, Trend Debit Air Bengawan Solo Terus Naik   |   15:00 . Digemari Milenilal, Gamers PUBG Ikuti Bojonegoro Masters   |  
Tue, 25 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 25 September 2018 21:00

Harga Bawang Merah Anjlok Rp7.000 Per Kilogram

Harga Bawang Merah Anjlok Rp7.000 Per Kilogram

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Petani Bawang Merah di Kabupaten Bojonegoro harus pasrah dengan harga bawang merah yang anjlok pada musim panen tahun ini. Bahkan bisa dikatakan menjadi yang paling rendah sejak beberapa musim terakhir. Saat ini harga bawang merah dari petani per kilogram hanya Rp7.000-Rp10.000 per kilogram (kg).

Samsul, salah seorang petani bawang merah di Desa Pilang, Kecamatan Kanor menjelaskan tahun lalu harga bawang murah tetapi masih di kisaran Rp10.000-11.000 per kg dari petani. Tahun sebelumnya bahkan harga bawang mencapai Rp35.000 per kg.

"Paling murah ya musim panen sekarang ini, untuk bawang merah kecil saya jualnya 7 ribu per kg dan 10 ribu per kg untuk yang ukuran," ujarnya, Selasa (25/9/2018).

Samsul tidak mengerti kenapa harga bawang merah turun. Namun ia mensinyalir anjloknya harga bawang merah disebabkan ada kesamaan masa panen sehingga stok bawang merah melimpah. "Asal jangan sampai di angka Rp5.000 per kilogram, karena dipastikan semua merugi," katanya.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh pedagang di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Wahyuni, bahwa kondisi ini sudah terjadi sepekan terakhir. Sebelumnya harga bawang merah di tingkat pedagang berkisar 11 ribu rupiah per kilogram. 

"Sudah seminggu terakhir harga bawang merah di sini Rp8 ribu per kilogram," ucap Wahyuni.

Ia menyebut, faktor utama turunnya harga bawang merah lantaran pasokan di beberapa pasar seperti di Kecamatan Kota maupun pasar tradisional lainya melimpah.  Belum lagi, beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Kabupaten Nganjuk ataupun Kabupaten Bojonegoro masuk masa panen. 

"Jadi memang faktor utamanya stok di Pasar sedang melimpah. Sehingga berpengaruh pada harga bawang merah di Bojonegoro," jelasnya.[din/lis]

Tag : harga, bawang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat