12:00 . AMSI Himbau Publik Baca Berita Dari Sumber Dipercaya   |   10:00 . 172 Jabatan Sekdes Kosong, Pemilihan Wewenang Desa   |   08:00 . Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar   |   07:00 . Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...   |   00:00 . Teguhkan Komitmen Pada Muhammadiyah Melalui Baitul Arqom   |   23:00 . BPD dari 13 Desa di Kecamatan Kapas Dilantik   |   22:00 . Aksi 22 Mei, Penumpang KA Jurusan Jakarta Diperiksa   |   21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |  
Wed, 22 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 26 September 2018 13:00

Bangga Inovasi di TPAS, ini Pesan Tim Penilai...

Bangga Inovasi di TPAS, ini Pesan Tim Penilai...

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, juga menjadi penilaian tim Adipura saat melakukan kunjungan ke Bojonegoro. Usai tiba di TPAS tersebut, tim penilai langsung melihat beberapa lokasi mulai pengelolaan sampah dan berbagai fasilitas yang ada di TPAS tersebut.

Usai melakukan pengecekan, tim penilai cukup terkesan dengan adanya berbagai inovasi yang telah dilakukan seperti pengelaan sampah menjadi tenaga Listrik dan gas, sehingga manfaat tersebut bisa disalurkan ke tempat sekitar area TPAS.

"Sungguh banyak inovasi di TPAS ini, walaupun begitu, perlu ada tambahan seperti ada lahan untuk pembibitan pohon diarea TPAS ini," ungkap Hartoyo tim penilai Adipura di sela-sela kunjungannya di TPAS Banjarsari Trucuk.

Hartoyo mengungkapkan untuk kondisi area TPAS sudah nyaman dan bersih, bahkan meski menjadi TPAS, namun tidak tercium bau yang tidak sedap. Akan tetapi seharusnya di TPA ini perlu dilengkapi dengan timbangan agar saat truk masuk bisa mengetahui berapa ton sampah setiap harinya.

"Selain itu, juga perlu ditambah adanya alat berat sebanyak 2 buah, agar upaya pengelolaan sampah lebih maksiamal lagi," beber Hartoyo kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Hartoyo, disarankan pada pengelola TPAS agar menjadikan satu tempat lokasi alat-alat, sehingga perlu penataan ulang kembali agar suasana TPAS ini bisa nyaman dan bersih saat dikunjungi banyak orang.

Terpisah, Kepala DLH Bojonegoro, Nurul Azizah mengungkapkan belum adanya timbangan dan fasilitas lain yang menjadi catatan tim penilai adipura itu, karena dana anggarannya belum mencukupi, sehingga memaksimalkan fasilitas yang ada.

"Dengan adanya timbangan itu, nantinya dapat diketahui berapa ton volume sampah Bojonegoro yang masuk di TPAS ini," tambah Nurul saat mendampingi tim Adipura melakukan pengecekan dan penilaian TPAS, Rabu (26/9/2018).

Diakuinya, adanya tim penilai Adipura yang datang bisa memberikan masukan agar piihaknya segera melakukan pembenahan disegala aspek mulai pemukiman, bank sampah hingga pengelolaanya, agar Bojonegoro bisa meraih penghargaan Adipura Kabupaten. [saf/ito]

Tag : Adipura

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat