10:00 . Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik   |   09:00 . Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat   |   08:00 . Dari Status Facebook Jadi Buku   |   07:00 . Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri   |   22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 26 September 2018 18:00

Sempat Viral, Kini Hijab Sabyan Sepi Peminat

Sempat Viral, Kini Hijab Sabyan Sepi Peminat

Kontributor : Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Hijab sabyan yang sempat ramai diperjual-belikan di pasar sejak grup gambus asal ibu kota itu viral, kini hijab sabyan mulai sepi pembeli, sehingga omzet pedagang di beberapa pasar yang ada di Kabupaten Bojonegoro juga terpengaruh.

Salah seorang penjual hijab sabyan di Pasar Sumberrejo, Fina menjelaskan, omzet penjualan hijab sabyan menurun pasca Hari Raya Idul Fitri hingga sekarang.

"Sempat ramai waktu awal viralnya grup musik gambus sabyan, dan sering kehabisan barang. Namun kini sepi sekali peminat, kadang hanya laku satu atau dua saja dalam sehari," ujarnya, Rabu (26/9/2018).

Sementara itu hal serupa juga dialami oleh Keke, penjual hijab di Pasar Kapas. Ia mengaku mengalami penurunan pembeli akhir-akhir ini.

Menurutnya hal itu terjadi karena grup musik gambus sabyan jarang ada di televisi lagi, sehingga juga berdampak pada hijab ala sabyan yang sempat viral.

"Waktu ramadhan lalu saya bisa menjual hijab sabyan hingga 100 potong per hari, beda dengan sekarang, saya menyetok pack untuk satu bulan masih tersisa," ungkapnya kepada blokBojonegoro.com .[lin/mu]

Tag : hijab sabyan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more