08:00 . Mahasiswa Cerdas Bermedia Sosial   |   07:00 . 8 Tanda Kamu Terlalu Bergantung dengan Kekasih   |   19:00 . Peringati Hari Peduli Sampah, Bersihkan Sampah Bengawan   |   18:00 . Utamakan Keselamatan Pasien Dengan Standar Akreditasi   |   17:00 . PWI Bojonegoro Selenggarakan Workshop   |   16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |  
Thu, 21 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 27 September 2018 06:00

GTT/PTT K2 Izin Tak Mengajar 6 Hari

GTT/PTT K2 Izin Tak Mengajar 6 Hari

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Bojonegoro ada 4.000 lebih honorer GTT/PTT. Selama 6 hari, mereka izin kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk tidak menjalankan tugas mengajar selama 6 hari kerja, mulai 1 hingga 6 Oktober 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan Guru Honorer K-2 Bojonegoro yang tergabung dalam Forum Komunikasi GTT/PTT K-2 Dinas Pendidikan Bojonegoro, melalui surat dengan Nomor: 03/FKGTT/PTT K2/IX/2018.

Ketua Forum Komunikasi PTT/GTT Bojonegoro, Arif Ida Rifai menyampaikan, alasan mereka tidak masuk kerja, di antaranya adalah keluarnya Peraturan Menpan RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang kreterian penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS tahu 2018.

"Pada lampiran peraturan tersebut di huruf F angka 6 menurut kami adalah bentuk deskriminasi perjuangan honorer Kategori 2/ HK2," jelas Arif.

Keinginan GTT/PTT K2 Bojonegoro beristirahat untuk merdam kegalauan, kekecewaan dan kemarahan atas deskriminasi perjuangan tersebut.

"Kami juga meminta, agar masing-masing pemangku kebijakan memenangkan kembali nasib Honorer K2," imbuhnya.

Surat yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro itu, juga diberikan kepada bupati, Ketua DPRD, Ketua BKPP, dan Ketua PGRI Bojonegoro. [saf/ito]

Tag : k2, honorer, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more