17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |   21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 16:00

Air PDAM Tak Keluar, Perparah Kekeringan di Ngumpakdalem

Air PDAM Tak Keluar, Perparah Kekeringan di Ngumpakdalem

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dalam 4 bulan terakhir, curah hujan di Kabupaten Bojonegoro bisa dikatakan sangat minim. Musim kemarau ini, tidak hanya menye­babkan lahan perkebunan dan pertanian kekeringan, namun sumur warga juga mulai kering.

Sejumlah warga puluhan de­sa di 12 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro ki­ni mulai mengeluhkan su­mur di ru­mah mereka mulai me­ngering. Mi­salnya, sejumlah warga di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Warga Kedungrejo mengeluhkan keterbatasan air di dalam su­mur mereka. Malah dalam dua bulan terakhir ini, sebagian sumur sudah ada yang kering total.

“Bahkan kemarin, saat beberapa daerah di Bojonegoro diguyur hujan disini tidak turun satu tetes pun,” kata Muhammad Subki, salah seorang warga Dusun Kedungrejo, Sabtu (29/9/2018).

Untuk memenuhi air bersih sebagai kebutuhan mandi dan mencuci pakaian ia dan warga sekitar harus mengambil di sebuah sumur di ujung desa di tengah sawah sambil membawa sepeda motor. Sedangkan untuk keperluan air minum, ia membeli air galon isi ulang dengan harga Rp 3.500 per galon.

“Untuk kebutuhan sehari hari paling tidak membutuhkan 4 sampai 6 jirigen air dan itu juga untuk minum hewan ternak,” katanya lagi.

Kekeringan yang melanda tempatnya tersebut juga diperparah dengan air PDAM yang tidak bisa mengeluarkan air banyak. Bahkan dalam 1 bulan belakangan, hampir dipastikan tidak setiap hari air PDAM keluar dan keluarnya pun hanya pada waktu malam hari saja.

Menanggapi hal tersebut PDAM Bojonegoro memang membenarkanya. Sedikitnya air yang keluar disebabkan lantaran kondisi pipa sangat kecil dan daerah di sana naik turun, serta ditambah pelanggan di sana sudah maksimal atau sudah cukup banyak, sehingga pada tahun 2019 rencananya akan ada pemasangan Pompa Boster.

"Rencanya Pompa Boster tersebut akan dipasang di Desa Karangsono, sehingga bagi masyarakat Ngumpakdalem yang berlangganan dengan PDAM dan sekarang kesulitan air kita minta maaf yang sebesar-besarnya," tutup Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Bojonegoro, Joko Siswanto kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : pdam, dander, ngumpakdalem

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more