20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |   19:00 . Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB   |   17:00 . Dinsos Bojonegoro, Anggarkan Rp15,3 M untuk KPM BPNT-D   |   16:00 . Harga Cabai Tak Kunjung Turun, Pedagang Mengeluh   |   15:00 . Warga Mulyoagung Digegerkan Mayat Mengapung di Bengawan   |   14:00 . Empat Atlet Pelti Asal Bojonegoro Berhasil Menjadi Juara   |   13:00 . Tahun 2020 Pemkab Sediakan 304 Pagu Beasiswa, ini Persyaratannya...   |   12:00 . Disperinaker Pastikan Tak Ada Pekerja Asal Bojonegoro di China   |   11:00 . Lakukan Indisipliner, 4 Oknum Guru Diberikan Sanksi   |   10:00 . UDD PMI Pusat Visitasi ke Bojonegoro   |   09:00 . Entri Data: Dipaksa Dulu, Budaya Kemudian   |   08:00 . Manfaatkan Sungai Meluap untuk Cari Kayu Bakar   |   07:00 . 5 Cara Atasi Keringat Berlebih pada Area Ketiak   |   21:00 . KKN IAI Sunan Giri Gelar Lomba Mewarnai   |   20:00 . Lomba Mewarnai KKN IAI di Sarangan   |  
Wed, 29 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 23:00

Ayo Beso Bareng

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pagelaran tari Tayub yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lewat Dinas Kebuudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Pendopo Malowopati, Sabtu (29/9/2018) malam, dihadiri puluhan masyarakat Kota Ledre.

Bahkan di antara masyarakat yang datang, nampak hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro sebelumnya, Setyo Hartono.

Begitu Waranggono menyanyikan lagu yang diiringi oleh gamelan, gendang atapun alat-alat lainnya, penonton yang ada di Pendopo langsung larut dalam suasana yang syahdu.

Tak disangka penonton yang didominasi orang tua dan pemuda itu, tak sedikit pula kakek-kakek yang ikut berdiri dari kursi dan turun kedepan untuk bersama-sama menari Tayub, dengan menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sambil memegang slendang yang ada di lehernya.

Malam yang sudah agak larut, tak menyurutkan penonton untuk ikut menari bersama waranggono dan bahkan penonton yang masih duduk pun tak luput ikut terus menggerakkan tangan sampai lagu itu habis.

Suasana syahdu dan berbaur antar penonton dan waranggono yang jumlahnya 29 orang itu, membuat kegiatan yang bertajuk "Ayo Beso Bareng Waranggono sak Kabupaten" ini membuat penonton terlihat puas.[din/mu]

Tag : waranggono, tayub


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat