19:00 . Resiko Petani Melon, Pernah Ditipu Tengkulak saat Panen   |   18:00 . Modal Besar, Petani Melon Berani Ambil Resiko   |   17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |  
Sun, 17 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 23:00

Ayo Beso Bareng

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pagelaran tari Tayub yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lewat Dinas Kebuudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Pendopo Malowopati, Sabtu (29/9/2018) malam, dihadiri puluhan masyarakat Kota Ledre.

Bahkan di antara masyarakat yang datang, nampak hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro sebelumnya, Setyo Hartono.

Begitu Waranggono menyanyikan lagu yang diiringi oleh gamelan, gendang atapun alat-alat lainnya, penonton yang ada di Pendopo langsung larut dalam suasana yang syahdu.

Tak disangka penonton yang didominasi orang tua dan pemuda itu, tak sedikit pula kakek-kakek yang ikut berdiri dari kursi dan turun kedepan untuk bersama-sama menari Tayub, dengan menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sambil memegang slendang yang ada di lehernya.

Malam yang sudah agak larut, tak menyurutkan penonton untuk ikut menari bersama waranggono dan bahkan penonton yang masih duduk pun tak luput ikut terus menggerakkan tangan sampai lagu itu habis.

Suasana syahdu dan berbaur antar penonton dan waranggono yang jumlahnya 29 orang itu, membuat kegiatan yang bertajuk "Ayo Beso Bareng Waranggono sak Kabupaten" ini membuat penonton terlihat puas.[din/mu]

Tag : waranggono, tayub

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more