09:00 . Disdik Siapkan Rp756 Juta untuk Guru Daerah Terpencil   |   08:00 . Pohon Akasia di Baureno Mendadak Jadi Spot Foto Menarik   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   21:00 . Bojonegoro Raih Predikat Kepatuhan dari Ombudsman RI   |   20:00 . Bejat Pria Ini Tega Cabuli Wanita di Temayang   |   19:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   18:00 . Polres Bojonegoro Mendapatkan Status WBK dari Kemenpan RB   |   17:30 . Ada 3 Problem Pendidikan di Wilayah Hutan   |   17:00 . Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Agus Budiarto Diganti, Ini Penggantinya   |   16:30 . Perhutani Sebut Penjarahan Hutan Saat Chaos, Begini Menurut AGRA   |   16:00 . Perhutani: Tanaman Buah Boleh, Asalkan...   |   15:00 . Anam Berharap Hutan Bisa Ditanami Pohon Buah   |   14:00 . Banyak Desa Kawasan Hutan di Bojonegoro Susah Diakses   |   13:00 . Pasca Diterjang Banjir, BPBD Pastikan Warga di Sekar Tidak Mengungsi   |   12:00 . ILC, Bahasa dan Kesantunan Kita   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 23:00

Ayo Beso Bareng

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Gamelan Dibunyikan, Masyarakat Langsung Menari

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pagelaran tari Tayub yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lewat Dinas Kebuudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Pendopo Malowopati, Sabtu (29/9/2018) malam, dihadiri puluhan masyarakat Kota Ledre.

Bahkan di antara masyarakat yang datang, nampak hadir pula Wakil Bupati Bojonegoro sebelumnya, Setyo Hartono.

Begitu Waranggono menyanyikan lagu yang diiringi oleh gamelan, gendang atapun alat-alat lainnya, penonton yang ada di Pendopo langsung larut dalam suasana yang syahdu.

Tak disangka penonton yang didominasi orang tua dan pemuda itu, tak sedikit pula kakek-kakek yang ikut berdiri dari kursi dan turun kedepan untuk bersama-sama menari Tayub, dengan menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sambil memegang slendang yang ada di lehernya.

Malam yang sudah agak larut, tak menyurutkan penonton untuk ikut menari bersama waranggono dan bahkan penonton yang masih duduk pun tak luput ikut terus menggerakkan tangan sampai lagu itu habis.

Suasana syahdu dan berbaur antar penonton dan waranggono yang jumlahnya 29 orang itu, membuat kegiatan yang bertajuk "Ayo Beso Bareng Waranggono sak Kabupaten" ini membuat penonton terlihat puas.[din/mu]

Tag : waranggono, tayub

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 05 December 2018 08:00

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya! erkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 05 December 2018 21:00

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax Di tengah serbuan informasi di era digital ini, millenials menghadapi tantangan baru dalam memerangi berita hoax. Sebagai populasi yang paling banyak di Indonesia, sudah sepatutnya generasi muda bisa memilah mana...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more