10:00 . Pedagang Ngamuk, Kasatpol PP: Kita Hanya Jalankan Tugas   |   09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 12:00

Sertijab Bupati 2018-2023

Pesan Gubernur, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Pesan Gubernur, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro periode 2018-2023, Sabtu (29/9/2018), di Pendopo Malowopati, tak lupa memberikan ucapan selamat kepada bupati dan wakilnya.

"Ini merupakan amanah rakyat, jadi sebagai pemimpin baru harus segera mewujudkan apa yang telah dijanjikan," ucap Gubernur Jatim, Soekarwo dalam sambutannya.

Gubernur yang akrab dipanggil Pak Dhe Karwo ini  menuturkan, masyarakat Bojonegoro mayoritas berprofesi sebagai petani, oleh karenanya sebagai bupati terpilih harus memperhatikan nasib petani, mulai tata kelola hingga kebutuhan pupuknya, agar petani bisa sejahtera.

"Selain itu, hasil produk petani juga dicarikan pasar tersendiri, dengan cara menitipkan produk olahan hasil bumi itu di toko-toko modern," tambahnya.

Pasca sertijab, bupati dan wakilnya harus segera menyusun Rencana Program Jangka Menengah Pembagunan Daerah (RPJMPD), guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

Namun sebelum menyusun RPJMPD itu, Pak Dhe Karwo menjelaskan, sayogyanya bupati juga melibatkan BPS untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

"Namun yang paling utama dalam pembangunan itu adalah di bidang pendidikan dan kesehatan," pesan Pak Dhe Karwo kepada Bupati Bojonegoro.

"Dengan meningkatkan perhatian di bidang pendidikan dan kesehatan itu, nantinya akan tecipta masyarakat yang kuat dan bisa memunculkan karakter yang mumpuni, dan bisa bersinergi dalam membangun Kabupaten Bojonegoro yang lebih baik lagi kedepannya," ujarnya. [saf/mu]

Tag : sertijab, bupati bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat