14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 September 2018 09:00

Produk Kopi Instan Bisa Terbakar, Ini Penjelasan BPOM

Produk Kopi Instan Bisa Terbakar, Ini Penjelasan BPOM

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Beredarnya bubuk kopi instan yang menyala saat dibakar, tak sedikit masyarakat yang ketakutan. Sebab, banyak masyarakat beranggapan bahwa di dalamnya ada sebuah bahan berbaya yang bisa berdampak buruk kepada kesehatan.

Salah satu masyarakat yang ketakutan adalah Abdul Rouf, pria asal Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Bahkan dirinya langsung membuktikanya dengan membakar serbuk kopi tersebut dan ternyata juga langsung terbakar.

"Saya langsung mencobanya dan ternyata langsung terbakar, sehingga saya agak ketakutan apakah ini berbaya untuk dikonsumsi atau tidak," ucap Mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi di Kabupaten Bojonegoro ini.

Sementara itu terkait adanya vidio yang beredar, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Timur langsung bertindak cepat. Bahwa anggapan adanya bahan berbaya yang terkandung di dalam produk tersebut adalah tidak benar atau hanya berita hoax yang tidak jelas sumbernya.

Sebab di setiap produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon) serta mengandung lemak/minyak dengan kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori, seperti kerupuk, krekers, dan makanan ringan lainnya pasti akan terbakar atau menyala jika disulut dengan api.

"Sehingga produk pangan yang terbakar atau menyala tersebut tidak dapat membuktikan adanya kandungan plastik ataupun lilin di dalam produk pangan tersebut," ujar Kepala Seksi Penyidikan BPOM Jawa Timur, Siti Amanah.

Menurutnya, sebelum suatu prodak beredar luas di masyarakat pastinya ada izin yang keluar yang tentunya melalui pengecekan ketat terkait keamanan, mutu dan gizi pangan, termasuk terhadap semua bahan yang digunakan untuk pembuatan pangan olahan sebelum diedarkan dengan nomor izin edar Badan POM (MD atau ML).

"Sebagai perlindungan terhadap masyarakat, Badan POM terus melakukan pengawasan terhadap kemungkinan beredarnya produk yang tidak memenuhi syarat, sehingga masyarakat tidak boleh khawatir. Namun, BPOM juga membutuhkan kerjasama dengan masyarakat terkait pengawasan makanan yang beredar," tutup perempuan yang akrab disapa Amanah itu kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : produk kopi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more