22:00 . Semakin Dewasa, Ini Harapan Bupati untuk blokBojonegoro.com   |   21:00 . Sewindu, blokBojonegoro Ingin Kampanyekan Internet Positif ke Pelajar   |   20:00 . Live Streaming Sewindu blokBojonegoro.com   |   18:00 . Serunya Gladi Resik Anniversary Ke-8 blokBojonegoro   |   17:00 . Polres Gelar Doa Bersama dengan Anak Yatim Jelang Pilkades   |   16:00 . Selama 5 Tahun, DLH Target 491 Pendirian Bank Sampah   |   14:00 . Semester Pertama, Gepeng Dominasi Pelanggar Ketertiban   |   13:00 . Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar   |   11:00 . Pendaftaran Ditutup, 14 SMK Tak Penuhi Pagu Siswa   |   10:00 . Sepekan, Akhirnya Sampai di Kantor PBNU   |   09:00 . Penderita Penyakit Kronis Bakal Mendapat Bantuan?   |   08:00 . Hampir Setiap Hari Ada Pemohon Paspor untuk Umroh   |   07:00 . Lebih Baik Mana, Membiarkan Anak Main di Dalam atau Luar Rumah?   |   19:00 . Saksikan Mahakarya Cinta Live Streaming   |   18:00 . Berikan Manfaat Lebih, Peserta JKN-KIS Terus Meningkat di Setiap Bulan   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 30 September 2018 00:00

Ayo Beso Bareng

Meski Tua, Rela Jauh-jauh untuk 'Beso'

Meski Tua, Rela Jauh-jauh untuk 'Beso'

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - 'Ayo Beso Bareng Waranggono sak Kabupaten' yang tampil di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro turut menyedot animo masyarakat Kota Ledre dari penjuru wilayah. Hal ini terbukti dengan kehadiran masyarakat bahkan dengan usia terbilang tua atau sudah bisa disebut kakek, yang mengaku sengaja datang hanya untuk melihat kesenian Tayub.

Parwi (56) adalah salah satunya. Dia sengaja datang jauh-jauh dari Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen demi melihat langsung Tayub di Pendopo. Meskipun sudah terbilang tua, dia tidak akan meninggalkan kesempatan emas itu untuk menonton kesenian Tayub secara langsung.

Bahkan semangat yang dimilikinya tidak kendor kendati sudah terbilang tua. Bahkan hal tersebut justru menambah motivasinya untuk menonton dan melestarikan Kesenian Tayub yang sudah mulai jarang dijumpai.

“Memang sudah hobi sejak kecil sehingga tidak bisa terbendung lagi, walaupun jaraknya lumayan jauh dari rumah,” ungkapnya sembari tertawa.

Meskipun hanya ikut menari dua nyanyian saja, ia mengaku sudah merasa sangat senang sekali. Sebab menurutnya, keseniaa Tayub sudah mulai jarang ada di desa-desa dan itupun ada ketika Suronan ataupun bersih-bersih desa atau nyadran (sedekah bumi).

Hal senada juga diungkapkan oleh Triman (55) asal Desa Sidodadi, Kecamatan Balen, menurutnya dengan ikut menari bisa menjadikan badan menjadi sehat. Sebab, menari seluruh tubuh ikut bergerak dan akhirnya berkeringat.

"Tadi itu menari dua lagu saja dan sudah lelah karena sudah tua, serta waktu juga hampir menunjukan tengah malam," ujar Triman kepada blokBojonegoro.com.

Triman mengungkapkan, ia berangkat ke Pendopo bersama sembilan teman lainnya yang notabenya sudah tua. Bahkan seluruh temanya yang ikut berangkat ke Pendopo juga ikut menari bersama dengan alunan musik dan nayian yang dilantunkan.

"Tadi berangkat kesini naik sepeda motor bersama teman-teman, dan mereka juga ikut menari bersama tadi," lanjutnya.

Dirinya juga berharap agar pemerintah terus melestarikan budaya nenek moyang yang hampir hilang ini. Hal itu terlihat banyaknya anak muda yang tidak suka dengan Tayub ataupun tidak mengerti kesenian tayub.

"Ini sudah bagus, kalau bisa diadakan festival ataupun lomba tari tayub agar lebih hidup lagi," harap pria yang menggunakan baju batik ini. [din/mu]

Tag : tayub, waranggono

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more