19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   06:00 . Terima Kasih atas Dukungannya   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 30 September 2018 16:00

PMII Altamis STIE Cindekia Kunjungan Industri

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Altamis, Komisariat Stie Cendekia Bojonegoro kunjungi Indsutri Batik di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (30/9/2018). Kunjungan tersebut diikuti oleh 37 Mahasiswa, baik dari Mahasiswa Baru (Maba), Pengurus Rayon dan Pengurua Komisariat.

"Kunjungan ini dalam rangka Pra-Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) atau tingkat pertama kaderisasi di PMII," ujar Ketua Rayon Altamis, Kristanty Dewi.

Selain dalam rangka pra Mapaba, Kunjungan tersebut juga sengaja ditujukan agar kader-kader PMII lebih memberi warna saat berada di lingkungan masyarakat dengan sebuah keahlian yang mereka miliki. Bahkan jangan sampai hanya menjadi mahasiswa yang sebatas sebagai pemangamat dari perubahan saja tetapi tidak mempunyai keahlian lainya.

"Selain kita sebagai penyemangat perubahan, alangkah baiknya kita juga mempunyai keahlian yang bisa dikembangan ditengah masyarakat, sehingga perubahan tersebut bakal berdampak positif kepada masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, pemilik industri, Eny Kusnuriyati menjelaskan sangat senang sekali dikunjungi oleh para mahasiswa. Sebab menurutnya pada era moderenisasi ini, tidak sedikit mahasiswa yang sudah mulai melupakan pakaian adat khas suku jawa ini.

Dirinya juga berharap, agar generasi muda selalu mampu menangkap peluang yang ada. Bahkan jika terus dikembangkan bisa menjadi tambahan pemasukan pribadi yang menguntungkan. Malah dapat berpartisipasi mensejahterakan lingkungan sekitar dengan mengajak masyarat.

"Kita harus cermat melihat kondisi yang ada, kesuksesan itu bukan milik orang yang pandai, tetapi milik orang yang bisa memaksimalkam lingkunganya," pungkas Eni. [din/lis]

Tag : PMII, positif

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat