14:00 . Malam, Jembatan Sosrodilogo Makin Ramai   |   13:00 . Pagi, Bupati Gowes di Wisata TPG   |   12:00 . 1 Unit Rumah Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta   |   11:00 . Forel PMI Bojonegoro Gelar Latgab Kesiapsiagaan Bencana   |   10:00 . Longsor Masih Jadi Ancaman Warga Bantaran Bengawan   |   09:00 . Tradisi Gumbregan di Selatan Bojonegoro yang Masih Terjaga   |   08:00 . Relawan TIK Diskusi Bareng Ismail Fahmi   |   07:00 . 7 Kebiasaan 'Baik' Orang Tua yang Membuat Anak Tidak Percaya Diri   |   21:00 . Disdikda Wacanakan Peningkatan SDM Guru di Bidang IT   |   18:00 . Bulan K3, Pertamina Ajak Utamakan Keselamatan dan Kesehatan dalam Bekerja   |   17:00 . Ngopi, Pemuda di Sugihwaras Jadi Korban Pencurian   |   16:00 . BKPP Buka Pendaftaran Lowongan Kepala Dinas Kosong   |   15:00 . Cerdas Bagi Waktu Kuliah S3, Dosen dan Ibu Rumah Tangga   |   13:00 . Pertamina Tanggapi Kabar LPG 3 Kg Dicabut   |   12:00 . 3 Alat Sampai, Tersisa 3 Alat Jumbo JTB Siap Dikirim   |  
Sat, 18 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 30 September 2018 16:00

PMII Altamis STIE Cindekia Kunjungan Industri

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pengurus Rayon (PR) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Altamis, Komisariat Stie Cendekia Bojonegoro kunjungi Indsutri Batik di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (30/9/2018). Kunjungan tersebut diikuti oleh 37 Mahasiswa, baik dari Mahasiswa Baru (Maba), Pengurus Rayon dan Pengurua Komisariat.

"Kunjungan ini dalam rangka Pra-Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) atau tingkat pertama kaderisasi di PMII," ujar Ketua Rayon Altamis, Kristanty Dewi.

Selain dalam rangka pra Mapaba, Kunjungan tersebut juga sengaja ditujukan agar kader-kader PMII lebih memberi warna saat berada di lingkungan masyarakat dengan sebuah keahlian yang mereka miliki. Bahkan jangan sampai hanya menjadi mahasiswa yang sebatas sebagai pemangamat dari perubahan saja tetapi tidak mempunyai keahlian lainya.

"Selain kita sebagai penyemangat perubahan, alangkah baiknya kita juga mempunyai keahlian yang bisa dikembangan ditengah masyarakat, sehingga perubahan tersebut bakal berdampak positif kepada masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, pemilik industri, Eny Kusnuriyati menjelaskan sangat senang sekali dikunjungi oleh para mahasiswa. Sebab menurutnya pada era moderenisasi ini, tidak sedikit mahasiswa yang sudah mulai melupakan pakaian adat khas suku jawa ini.

Dirinya juga berharap, agar generasi muda selalu mampu menangkap peluang yang ada. Bahkan jika terus dikembangkan bisa menjadi tambahan pemasukan pribadi yang menguntungkan. Malah dapat berpartisipasi mensejahterakan lingkungan sekitar dengan mengajak masyarat.

"Kita harus cermat melihat kondisi yang ada, kesuksesan itu bukan milik orang yang pandai, tetapi milik orang yang bisa memaksimalkam lingkunganya," pungkas Eni. [din/lis]

Tag : PMII, positif


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 14 January 2020 16:00

    HUT YPPRT Ke-44 Balen

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat Dalam rangka memperingati hari kelahiranya yang ke-44 tahun Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen mengadakan gerakan tanam pohon serentak di 3 desa, yakni Desa Pilanggede, Sobontoro, dan Balenrejo, semua...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat