14:00 . Banyak Desa Kawasan Hutan di Bojonegoro Susah Diakses   |   12:00 . ILC, Bahasa dan Kesantunan Kita   |   11:00 . Optimalkan Pelayanan, Kecamatan Gayam Bina Aparatur Hingga Pemdes   |   10:00 . Atap Bekas Gudang Disdik Bojonegoro Ambrol   |   09:00 . 3 Siswi MA Miftahul Huda Berhasil Raih Juara Lari di Mojokerto   |   08:00 . Mencari Solusi Problematika Petani Hutan, SEC Gelar Seminar   |   07:00 . 12 Langkah demi Singirkan Lemak di Paha   |   17:00 . Kian Berkembang, Pengunjung Grogoland Waterpark Capai 2.500 Perbulan   |   16:00 . Generasi Milenial Harus Paham Pentingnya Bela Negara   |   15:00 . Disdag Bojonegoro, 2019 Anggarkan Rp15 M untuk Seluruh Program   |   14:30 . Bojonegoro yang Peduli Hari AIDS   |   14:00 . Kekosongan Kades Sukosewu, Sementara Diisi Sekdes   |   13:00 . Melalui Proses Seleksi, Terpilih Koordinator Forpis Bojonegoro   |   12:00 . Tari dari Kampus Ungu di Panggung HAS   |   11:00 . Awas...!!! Banyak Ulat Jati Bergelantungan di Jalan ini   |  
Mon, 10 December 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 02 October 2018 08:00

Semakin Menjamur, Dinas Perdagangan Kesulitan Kontrol Pom Mini

Semakin Menjamur, Dinas Perdagangan Kesulitan Kontrol Pom Mini

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Bisnis Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) berukuran kecil atau Pertamini semakin menjamur di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan Pertamini nyaris bermunculan di setiap kecamatan bahkan pedesaan. Kondisi ini secara tidak langsung membuat resah para pemodal pemilik SPBU besar.

Plt. Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Hatiyana memastikan, Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diperjualbelikan di Pertamini bukan berasal dari Pertamina. "Sebab Pertamina hanya menyuplai BBM ke SPBU," ungkapnya.

Dari pantauan blokBojonegoro.com, sistem kerja Pertamini persis dengan SPBU. Pertamini juga menggunakan tenaga manusia untuk melayani konsumen. BBM yang dijual juga ditempatkan dalam pompa yang digerakkan mesin.

Selain persis dengan SPBU, pertamini juga melayani BBM berupa pertalite, pertamax dan solar. Hanya saja harga jual BBM sedikit lebih mahal dibanding SPBU. Lebih lanjut, mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup ini juga menjelaskan, legalitas usaha pertamini adalah ilegal atau tidak berizin.

"Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas, keberadaan pom mini itu masih ilegal," ujar Agus Hariyana.

Di Bojonegoro sendiri lanjut Agus, jumlah Pertamini atau Pom mini sudah hampir mencapai 200 unit. Pada tahun 2017 saja keberada pom mini di Bojonegoro sudah ada 80 unit. Bahkan pada bulan Mei 2018 berkembang dua kali lipat menjapai 160 unit dan pada Oktober ini hampir mencapai 200 unit.

Sebagai antisipasi supaya tidak bertambah banyak, Dinas Perdagangan sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya, salah satunya telah menyurati camat, kemudian diteruskan kepada perangkat desa untuk mensosialisasikan masyarakatnya, agar tidak mendirikan usaha itu, karena masih ilegal dan membahayakan.

Namun, upaya tersebut sia-sia lantaran masih maraknya masyarakat yang mendirikanya, bahkan bertambah banyak. "Memang boleh-boleh saja mendirikan usaha, tetapi juga harus sesuai peraturan maupun persyaratan yang ada," jelasnya.

Dinas Perdagangan mengaku tidak mempunyai wewenang untuk menertibkan usaha itu, meskipun ilegal. "Kalau berbicara tentang usaha yang tidak mempunyai izin, itu wewenang dari penegak hukum," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain tak berizin, keberadaan pom mini sebenarnya sangat membahayakan masyarakat sekitar. Semua peralatan yang digunakan tidak Standar Nasional Indonesia (SNI). Pasalnya alat yang digunakan, salah satunya adalah pompa air yang tidak layak digunakan di perminyakan, apalagi kebanyakan lokasinya berada di tengah pemukiman masyarakat.

"Di sisi lain juga tidak dilengkapi dengan Alat Pemadam Kebakaran (Apar) sehingga sangat membahayakan masyarakat, karena bahan minyak mudah terbakar," tutup Agus Hariyana. [din/mu]

perta

Tag : pertamina, pertamini, pom mini

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 05 December 2018 08:00

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya! erkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 05 December 2018 21:00

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax

    HMI Bojonegoro Gelar Seminar Anti Hoax Di tengah serbuan informasi di era digital ini, millenials menghadapi tantangan baru dalam memerangi berita hoax. Sebagai populasi yang paling banyak di Indonesia, sudah sepatutnya generasi muda bisa memilah mana...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more