21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |   16:00 . Belanja Sore di Pedagang Musiman Perempatan Ngumpakdalem   |   15:00 . Wiranto: Media Sosial Kita Nonaktifkan Sementara untuk Hindari Hoax   |   14:00 . FB, IG, dan WA Sedang Down? Coba Lakukan ini   |   13:00 . Prediksi Awal Hari Raya Idul Fitri Akan Bersamaan   |   12:00 . AMSI Himbau Publik Baca Berita Dari Sumber Dipercaya   |   11:00 . Bunda Belanja, Anak-anak Bermain   |   10:00 . 172 Jabatan Sekdes Kosong, Pemilihan Wewenang Desa   |   08:00 . Aula Belajar Maslakul Huda Resmi Dibuka untuk Kegiatan Belajar Mengajar   |   07:00 . Ada Riwayat Keluarga dengan Penyakit Jantung? Lakukan Ini...   |   00:00 . Teguhkan Komitmen Pada Muhammadiyah Melalui Baitul Arqom   |   23:00 . BPD dari 13 Desa di Kecamatan Kapas Dilantik   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 04 October 2018 16:00

32 Hektare Sawah Milik Petani Semenpinggir Kekeringan

32 Hektare Sawah Milik Petani Semenpinggir Kekeringan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Musim kemarau tahun ini cukup lama dibandingkan kemarau-kemarau musim lalu, hal itu menyebankan sawah para petani mengalami kekeringan air. Salah satunya lahan pertanian milik warga yang ada di Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, yang dibiarkan terbengkalai tanpa tanaman.

Tidak ada embung ataupun sumur di lahan pertanian milik warga Semenpinggir, jadi warga setempat hanya mengandalkan sungai kecil untuk pengairan di sawah mereka.

"Mayoritas pekerjaan warga sini adalah petani, jika lahan persawahan terus kering seperti ini itu juga sangat berpengaruh pada penghasilan sehari-hari," terang Maskun salah satu petani sekaligus Ketua RW 01 Semenpinggir.

Petani lain, Marijan mengatakan, untuk sementara beberapa petani menggarap sawahnya dengan menanami kacang hijau, karena tanaman tersebut tidak memerlukan air yang begitu banyak.

"Kami berharap semoga cepat datang hujan, agar sawah kami bisa di tanami padi kembali," harapnya, Kamis (4/10/2018). [lin/lis]

Tag : sawah, kekeringan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat