07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 04 October 2018 14:00

Kerugian Kebakaran 2018 Capai Rp4,9 M

Kerugian Kebakaran 2018 Capai Rp4,9 M

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Kerugian material yang disebabkan kebakaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro dalam kurun waktu Januari sampai September 2018 mencapai sekitar Rp4,92 miliar. Beruntung dampak kebakaran hanya bersifat materiil tanpa ada korban jiwa.

Kabid Pemadaman Dinas Damkar Bojonegoro Sukirno menjelaskan, kerugian tersebut akibat dampat kebakaran dari 115 kali kejadian yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Penyebabnya itu didominasi faktor arus pendek listrik, dan human error. 

“Tidak ada korban jiwa, tapi bulan September paling banyak kejadian kebakaran sampai 36 kali,” katanya. 

Dikatakan, tahun ini jumlah kerugian meningkat dibanding tahun lalu, sebesar Rp 3,77 miliar dengan 101 kejadian. Kebakaran paling banyak melanda lahan dan hutan 49 kali kejadian, sedangkan pemukiman 33 kali kejadian. Selebihnya gudang, pasar dan kandang.  

Sukirno menekankan Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro berupaya mengambil langkah pencegahan terjadinya kebakaran. Misalnya lewat sosialisasi dan pemberian pemahaman bagi masyarakat tentang bagaimana penanganan dini penanggulangan bahaya kebakaran dengan cara membentuk satuan rawan padaman kebakaran.

“Kami meminta agar masyarakat lebih waspada, dan lebih saling mengingatkan satu sama lain terhadap bahaya kebakaran ini. Apalagi dengan situasi dan kondisi alam yang saat ini musim kemarau,” pungkasnya.[oel]

Kejadian kebakaran sampai 30 September 2018 

Jumlah:  115 kali dengan kerugian mencapai: 4.927.150.000

Rincian :

Rumah : 33 kali 

Hutan/lahan : 49.kali

Pasar/toko : 6 kali

Gudang/oven: 8 kali

Instansi : 9 kali

Kendaraan :  2 kali

Listrik.  :  4 kali

Kandang : 2 kali 

Lain-lain : 2 kali 

Luar kabupaten :  11 kali

Kejadian

Januari: 3 kali, Februari : 7 kali, Maret: 3 kali, April.: 2 kali, Mei: 5 kali, Juni: 8 kali, Juli: 20 kali,

Agustus: 31 kali, September: 36 kali, 

Tag : kebakaran, bulan, data

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat