21:00 . Pasien Positif Covid 19 Bertambah 9 Orang   |   20:00 . Putra Asli Bojonegoro, Prof Dr Phil Al Makin Jabat Rektor UIN Suka   |   19:00 . Bersama TNI, Disdukcapil Bojonegoro Gelar Pelayanan di Desa   |   18:00 . BSA Sunan Giri Bojonegoro Praktik Kerja Lapangan Online   |   16:00 . Angka Covid-19 Masih Tinggi, Disdik Belum akan Gelar KBM Tatap Muka   |   15:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   14:00 . Tingkat Kualitas Pendidikan Kesetaraan, Disdik Lakukan Tes untuk Tutor   |   13:00 . Panitia Kurban Wajib Tahu Ini   |   12:00 . Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Menuju Bojonegoro Sehat, Aman dan Sejahtera   |   11:00 . Orang tua, Siswa dan Sekolah Wajib Faham Ini   |   10:00 . Kasat dan Empat Kapolsek di Polres Bojonegoro Dimutasi   |   09:00 . Proses Pemakaman Mantan Bupati H. M. Santoso   |   08:00 . Lestarikan Bengawan, 25 Ribu Bibit Ikan Ditebar   |   07:00 . Anak Anda Pemalu? Ini Tips untuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirinya   |   22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |  
Sat, 11 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 09:00

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro tidak sedikit guru yang mengajar di daerah pinggiran, yang jarak tempuh dengan tempat tinggal cukup jauh, dan membutuhkan beberapa jam untuk bisa sampai ke sekolah.

Sehingga Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro membangun rumah singgah untuk menginap bagi guru yang mengajar di daerah pinggiran.

"Saat ini ada 7 rumah singgah yang dibangun bagi guru yang mengajar di pinggiran," kata Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi.

Menurut Disdik, rumah singgah itu untuk tempat beristirahat dan menginap bagi guru yang mengajar di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya, agar bisa menghemat waktu.

"Kalau ada rumah singgah guru yang rumahnya jauh bisa menginap, disamping menghemat waktu juga tenaga serta transportasi," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com.

Saat disinggung apakah rumah singgah itu masih sering digunakan oleh para guru untuk menginap? Hanafi menuturkan, ada beberapa guru yang menggunakan fasilitas tersebut. Namun pihaknya tidak memaksa guru harus menginap di rumah singgah.

"Ya karena guru sekarang lebih memilih pulang-pergi, meski jarak tempuhnya jauh," ungkapnya.

Adapun 7 rumah singgah berada di Wilayah Kecamatan Gondang, Tambakrejo, Ngraho dan Bubulan. [saf/mu]

Tag : rumah singgah, disdikda, hanafi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat