16:00 . Ganti Nama, P3A Kini Jadi P2TP2A   |   15:00 . Kunker, Pemkot Tasikmalaya Belajar Pengelolaan Pasar   |   14:00 . Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat   |   13:00 . SDN MT Ikuti Lomba Budaya Mutu   |   12:00 . Musim Hujan, 50 Embung Bakal Ditabur Benih Ikan Tawes dan Nila   |   11:00 . Dugaan Pungutan di SMAN 1 Bojonegoro, ini Kata Kepala Cabdindik   |   10:00 . Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI Kunjungi Bojonegoro   |   09:00 . Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna   |   08:00 . Lebih Dekat dengan SKD saat Tes CPNS, Intip Yuk!   |   07:00 . 5 Adegan Sinetron yang Bertentangan dengan Logika dan Kenyataan   |   22:00 . UNUGIRI Kalahkan UNHASY 6-1 di Liga Futsal Mahasiswa   |   21:00 . Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab   |   20:30 . Haddad Alwi Sihir Masyarakat Bojonegoro dengan Lagu Religinya   |   20:00 . SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi   |   19:30 . Sempat Diguyur Hujan, Ratusan Masyarakat Padati Peringatan HSN   |  
Wed, 24 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 09:00

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro tidak sedikit guru yang mengajar di daerah pinggiran, yang jarak tempuh dengan tempat tinggal cukup jauh, dan membutuhkan beberapa jam untuk bisa sampai ke sekolah.

Sehingga Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro membangun rumah singgah untuk menginap bagi guru yang mengajar di daerah pinggiran.

"Saat ini ada 7 rumah singgah yang dibangun bagi guru yang mengajar di pinggiran," kata Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi.

Menurut Disdik, rumah singgah itu untuk tempat beristirahat dan menginap bagi guru yang mengajar di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya, agar bisa menghemat waktu.

"Kalau ada rumah singgah guru yang rumahnya jauh bisa menginap, disamping menghemat waktu juga tenaga serta transportasi," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com.

Saat disinggung apakah rumah singgah itu masih sering digunakan oleh para guru untuk menginap? Hanafi menuturkan, ada beberapa guru yang menggunakan fasilitas tersebut. Namun pihaknya tidak memaksa guru harus menginap di rumah singgah.

"Ya karena guru sekarang lebih memilih pulang-pergi, meski jarak tempuhnya jauh," ungkapnya.

Adapun 7 rumah singgah berada di Wilayah Kecamatan Gondang, Tambakrejo, Ngraho dan Bubulan. [saf/mu]

Tag : rumah singgah, disdikda, hanafi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 October 2018 21:00

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab Sebagai bagian pengenalan jurusan serta menjalin keakraban sesama mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar malam keakraban. Acara yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 21 Oktober hingga...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat