19:00 . Resiko Petani Melon, Pernah Ditipu Tengkulak saat Panen   |   18:00 . Modal Besar, Petani Melon Berani Ambil Resiko   |   17:00 . Musim Hujan, Petani di Desa Kayulemah Tanam Melon   |   16:00 . Suporter Desak Manajemen Berikan Kejelasan Tentang Persibo   |   15:00 . Tingkatkan PAD, Sejumlah Fasilitas di Dander Park Ditambah   |   14:00 . 1.300 CJH Bojonegoro, Dijadwalkan Berangkat 2019 ini   |   13:00 . Dirasa Baru, Cabor Ini Pasrah Target Satu Medali   |   12:00 . Viral....! Bus Terbakar di Terminal   |   11:00 . Bus Terbakar Berhasil Dipadamkan   |   10:00 . Bus AGRA Jurusan Jakarta Terbakar di Terminal Bojonegoro   |   09:00 . Dari Kelinci, Peternak Asal Kapas Ini Raup Puluhan Juta   |   08:00 . Saat UNBK, Sekolah Harus Siap Genset   |   07:00 . 5 Aturan Pamer Kemesraan di Media Sosial   |   06:00 . Simpul Maiyah Lintas Wilayah Ramaikan Milad Ke-3 Serdadu Cinta Bojonegoro   |   22:00 . Penyerahan Cindera Mata, Buka Milad Serdadu Cinta Bojonegoro   |  
Sun, 17 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 09:00

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro tidak sedikit guru yang mengajar di daerah pinggiran, yang jarak tempuh dengan tempat tinggal cukup jauh, dan membutuhkan beberapa jam untuk bisa sampai ke sekolah.

Sehingga Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro membangun rumah singgah untuk menginap bagi guru yang mengajar di daerah pinggiran.

"Saat ini ada 7 rumah singgah yang dibangun bagi guru yang mengajar di pinggiran," kata Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi.

Menurut Disdik, rumah singgah itu untuk tempat beristirahat dan menginap bagi guru yang mengajar di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya, agar bisa menghemat waktu.

"Kalau ada rumah singgah guru yang rumahnya jauh bisa menginap, disamping menghemat waktu juga tenaga serta transportasi," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com.

Saat disinggung apakah rumah singgah itu masih sering digunakan oleh para guru untuk menginap? Hanafi menuturkan, ada beberapa guru yang menggunakan fasilitas tersebut. Namun pihaknya tidak memaksa guru harus menginap di rumah singgah.

"Ya karena guru sekarang lebih memilih pulang-pergi, meski jarak tempuhnya jauh," ungkapnya.

Adapun 7 rumah singgah berada di Wilayah Kecamatan Gondang, Tambakrejo, Ngraho dan Bubulan. [saf/mu]

Tag : rumah singgah, disdikda, hanafi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more