07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 09:00

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

7 Rumah Singgah untuk Guru Pinggiran

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Di Kabupaten Bojonegoro tidak sedikit guru yang mengajar di daerah pinggiran, yang jarak tempuh dengan tempat tinggal cukup jauh, dan membutuhkan beberapa jam untuk bisa sampai ke sekolah.

Sehingga Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro membangun rumah singgah untuk menginap bagi guru yang mengajar di daerah pinggiran.

"Saat ini ada 7 rumah singgah yang dibangun bagi guru yang mengajar di pinggiran," kata Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi.

Menurut Disdik, rumah singgah itu untuk tempat beristirahat dan menginap bagi guru yang mengajar di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya, agar bisa menghemat waktu.

"Kalau ada rumah singgah guru yang rumahnya jauh bisa menginap, disamping menghemat waktu juga tenaga serta transportasi," beber Hanafi kepada blokBojonegoro.com.

Saat disinggung apakah rumah singgah itu masih sering digunakan oleh para guru untuk menginap? Hanafi menuturkan, ada beberapa guru yang menggunakan fasilitas tersebut. Namun pihaknya tidak memaksa guru harus menginap di rumah singgah.

"Ya karena guru sekarang lebih memilih pulang-pergi, meski jarak tempuhnya jauh," ungkapnya.

Adapun 7 rumah singgah berada di Wilayah Kecamatan Gondang, Tambakrejo, Ngraho dan Bubulan. [saf/mu]

Tag : rumah singgah, disdikda, hanafi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat