Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro

Saturday, 06 October 2018 15:00

Anggota DPR RI Kunjungi Geoheritage Teksas Wonocolo

Anggota DPR RI Kunjungi Geoheritage Teksas Wonocolo

Kontributor: Abdur Rokim

blokBojonegoro.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Ir HM Ridwan Hisjam, bersama SKK Migas dan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro, Jumat (5/10/2018) sore, mengunjungi kawasan wisata Geoheritage Teksas Wonocolo di Kecamatan Kedewan Kabupaten Bojonegoro.

Tempat tersebut masuk wilayah pertambangan Lapangan Tua yang dikelola Pertamina EP Asset 4. Setelah dari Wonocolo, hari ini, Sabtu (06/10/2018) rombongan melanjutkan kunjungan ke lapangan Banyuurip Blok Cepu, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Turut mendampingi kunjungan tersebut, GM Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Redinal Dewanto S.Sos, Perwakilan BUMD dari PT BBS, Forpimca Kedewan, perwakilan dari KUD Sumber Pangan Kedewan dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Ir HM Ridwan Hisjam mengatakan, bahwa kawasan wisata Geoheritage Wonocolo atau lapangan minyak yang dikelola secara tradisional ini memiliki potensi menambah jumlah lifting minyak secara nasional. Dengan catatan, pemilik wilayah operasi, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bisa mengelola dengan baik keterlibatan masyarakat setempat sebagai penambang.

"Pertamina harus mengerti, izinnya harus diberikan kepada masyarakat jika letak sumur di lahan rakyat dan diberikan kepada BUMD jika sumur minyaknya memakai tanah kas desa atau tanah perhutani," ujarnya.

Hal itu disampaikan karena, menurutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1 tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi Pada Sumur Tua, bisa dikelola oleh Koperasi Unit Desa (KUD) maupun BUMD. Pihaknya mengusulkan ada pembagian fifty-fifty, jumlah sumur yang dikelola oleh BUMD dan KUD.

"Pemerintah dalam hal ini Pertamina harus memberi pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa kekayaan alam ini milik negara dan dimanfaatkan sepenuhnya oleh negara untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Diharapkan dengan adanya pembagian pengelolaan sumur tua antara BUMD dan KUD ini salah satunya untuk menurunkan ilegal driling, dan meningkatkan jumlah lifting minyak. Hasil diskusi yang dilakukannya, bersama dengan KUD, saat ini jumlah lifting minyak yang diproduksi juga mengalami peningkatan dari 300 barel perhari menjadi 900 barel perhari.

"Sangat mungkin dan bisa menambah kenaikan lifting," tegasnya.

Dalam beberapa hari kedepan, pihaknya mengaku akan terus turun ke lapangan untuk menekan agar ada kenaikan jumlah lifting minyak. Selain di Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Ridwan mengaku juga akan melakukan kunjungan ke Sumatera dan Kalimantan.

Target lifting tahun 2018 ini harus meningkat menjadi 775 ribu barel perhari secara nasional dari sebelumnya, 750 ribu barel perhari. Sementara, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto mengungkapkan bahwa Geoheritage Teksas Wonocolo merupakan bagian dari tanggungjawab perusahaan terhadap masyarakat.

“Kerjasama dan komunikasi terus kami jalin, ke depannya, kami berharap upaya peningkatan produksi harus sejalan dengan kesadaran dalam pengelolaan lingkungan,” jelasnya.

Agus mencontohkan, bahwa pengelolaan air asin harus zero discharge atau limbahnya harus diolah dahulu sebelum dibuang.

“Kumpulkan, kita treatment, jangan langsung dibuang ke sungai, agar lingkungan kita tetap terjaga.” tutur Agus Amperianto.

Salah seorang perwakilan dari KUD Sumber Pangan yang juga mengelola Sumur Tua Wonocolo, Aan Rohayanto mengatakan, dalam pengelolaan sumur tua, selaku operator, Pertamina EP Asset 4 sudah banyak membantu. KUD Sumber Pangan itu kini mengelola lima sumur tradisional. "Pertamina sudah banyak membantu soal legalitas maupun penanganan aspek sosial. Hanya saat ini kami belum bisa bersinergi dengan BUMD," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi, mengajak semua unsur yang terkait pengeloaan Sumur Tua Wonocolo untuk mengedepankan dialog dan menjalin kerjasama dalam segala hal.

“Kta semua harus rukun dan saling pengertian. Bila ada celah yang kurang baik, segera ditutup tanpa menunggu satu sama lain, sehingga jangan sampai terjadi gangguan kamtibmas.” pesan Kapolres. [kim/ito]


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini