19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |   09:00 . Mantabkan Ketahanan Pangan, Kodim Bojonegoro Tanam Padi Perdana di lahan Demplot   |   08:00 . Ular Sanca Besar Hebohkan Warga   |   07:00 . Tips buat yang Mulai Tertarik Berkebun di Rumah demi Ketahanan Pangan   |   21:00 . New Normal untuk Pesantren, Begini Kata Wagub Emil   |   20:00 . Merekatkan Persatuan Bangsa, Polisi Kawal Kampung Siaga   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 18:00

Guru PAUD Harus Banyak Inovasi

Guru PAUD Harus Banyak Inovasi

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK), memang saat ini dalam pembelajarannya guru tidak tergantung pada ketersediaan Alat Peraga Edukatif (APE). Pada pendidikan Masa Emas yakni PAUD dan TK guru dituntut lebih proaktif dalam menggali potensi anak sejak usia dini.

"Dalam pembelajaran PAUD dan TK saat ini tidak tergantung dengan penggunaan APE yang ada," tutur Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi.

Hanafi mengungkapkan, Disdik sejak beberapa tahun ini bantuan APE  untuk PAUD dan TK sudah tidak dianggarkan oleh Disdik. Untuk bantuan tersebut diberikan langsung oleh Pusat melalui Bantuan  Operasional Pendidikan (BOP) yang diterima oleh masing lembaga. Bantuan itu diperuntukan bagi kebutuhan masing lembaga.

"Jadi untuk belanja APE itu, tergantung lembaga disediakan atau tidak bagi siswa PAUD dan TK," beber Hanafi saat ditemui blokBojonegoro.com.

Masih kata Hanafi, BOP tu tidak harus untuk pembelian APE, namun bisa pula digunakan untuk peningkatan kualitas guru pendidik masing-masing sekolah, sehingga agar guru PAUD dan TK itu bisa mengerti mengelola  kelas dalam hal menyampaikan pembelajaran pada siswa.

Adapun manfaat alat peraga Edukatif (APE)  yakni mempermudah siswa dalam memahami konsep materi pembelajaran oleh guru sehingga bisa sebagai inovasi pembelajaran dan memberikan wadah guru dalam memaksimalkan APE dalam dunia pendidikan.

Oleh karenanya, dalam pembelajaran siswa PAUD dan TK itu guru dituntut harus punya banyak inovasi dan bisa memunculkan tema pembelajaran dengan alam sekitar, sehingga saat ini APE sudah dirasa sudah tidak banyak dibutuhkan.

"Saat ini Guru PAUD dan TK itu kini lebih banyak manfaatkan alam sekitar dalam menyampaikan materi pembelajaran ke siswanya," tandas Hanafi.[saf/ito]

Tag : paud, disdik, ape


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat