19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |   15:00 . Musim Kemarau, Disnakkan Klaim Petani Ikan Sudah Panen   |   14:00 . Laga Kontra Arema Malang United Jadi Uji Coba Terakhir Persibo   |   13:00 . DPD AGPAII Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   12:00 . Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional, Pertamina Gandeng 5 PTN   |   11:00 . Penetapan Caleg Tepilih, KPU Hanya Diberi Waktu Lima Hari   |   10:00 . Ratusan Guru PAI se-Bojonegoro Ikuti Pembinaan dan Halal Bihalal   |   09:00 . Cinta NKRI, Urus KTP Diusia Senja   |   08:00 . Abimanyu Dilantik Jadi Pj. Sekda Bojonegoro   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |   22:00 . Awak Media Diminta Keluar Saat Liput Pelantikan, Ini Alasan Bupati   |   21:00 . Bupati Resmi Lantik Pj Sekda Bojonegoro   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 18:00

Guru PAUD Harus Banyak Inovasi

Guru PAUD Harus Banyak Inovasi

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK), memang saat ini dalam pembelajarannya guru tidak tergantung pada ketersediaan Alat Peraga Edukatif (APE). Pada pendidikan Masa Emas yakni PAUD dan TK guru dituntut lebih proaktif dalam menggali potensi anak sejak usia dini.

"Dalam pembelajaran PAUD dan TK saat ini tidak tergantung dengan penggunaan APE yang ada," tutur Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi.

Hanafi mengungkapkan, Disdik sejak beberapa tahun ini bantuan APE  untuk PAUD dan TK sudah tidak dianggarkan oleh Disdik. Untuk bantuan tersebut diberikan langsung oleh Pusat melalui Bantuan  Operasional Pendidikan (BOP) yang diterima oleh masing lembaga. Bantuan itu diperuntukan bagi kebutuhan masing lembaga.

"Jadi untuk belanja APE itu, tergantung lembaga disediakan atau tidak bagi siswa PAUD dan TK," beber Hanafi saat ditemui blokBojonegoro.com.

Masih kata Hanafi, BOP tu tidak harus untuk pembelian APE, namun bisa pula digunakan untuk peningkatan kualitas guru pendidik masing-masing sekolah, sehingga agar guru PAUD dan TK itu bisa mengerti mengelola  kelas dalam hal menyampaikan pembelajaran pada siswa.

Adapun manfaat alat peraga Edukatif (APE)  yakni mempermudah siswa dalam memahami konsep materi pembelajaran oleh guru sehingga bisa sebagai inovasi pembelajaran dan memberikan wadah guru dalam memaksimalkan APE dalam dunia pendidikan.

Oleh karenanya, dalam pembelajaran siswa PAUD dan TK itu guru dituntut harus punya banyak inovasi dan bisa memunculkan tema pembelajaran dengan alam sekitar, sehingga saat ini APE sudah dirasa sudah tidak banyak dibutuhkan.

"Saat ini Guru PAUD dan TK itu kini lebih banyak manfaatkan alam sekitar dalam menyampaikan materi pembelajaran ke siswanya," tandas Hanafi.[saf/ito]

Tag : paud, disdik, ape

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat