18:00 . Pencetakan KIA di Bojonegoro Sudah Capai 50 Persen   |   16:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   15:00 . BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih   |   14:00 . Lomba Foto 9 Tahun bB, ini Syarat dan Ketentuannya   |   13:00 . Masih Dibuka, Yuk Ikuti Lomba 9 Tahun bB   |   12:00 . Kemenag Tunggu Intruksi Pembelajaran dari Kementerian Pusat Jelang TAB   |   11:00 . Pertamina EP Kembali Dinobatkan Best of The Best dalam APQ Awards 2020   |   10:00 . Harga Jual dan Buyback Terpantau Meroket Tajam   |   09:00 . Gratis..! Peserta UTBK Bisa Rapid Tes ke Labkesda   |   08:00 . Hilang Entah Dimana, Pencarian Warga Pilang Dihentikan   |   07:00 . Banyak Kehamilan Terjadi di Tengah Pandemi, Apa Kata Dokter?   |   22:00 . Alhamdulillah...9 Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Anggaran untuk Covid-19 di Bojonegoro Rp957 Miliar, ini Rincian Realisasinya...   |   17:00 . Penjualan Ikan Hias Pinggir Jalan Makin Diminati   |   16:00 . Menikmati Senja sembari Memancing di Kedong Winong Ngambon   |  
Fri, 03 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 06 October 2018 20:00

Penggalangan Dana untuk Korban Gempa dan Tsunami Terus Mengalir

Penggalangan Dana untuk Korban Gempa dan Tsunami Terus Mengalir

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Aksi penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami yang menerjang wilayah Palu dan Donggalaa di Sulawesi Tengah terus mengalir dari Kabupaten Bojonegoro. Penggalangan dana yang sebelumnya dilakukan oleh organisasi kemahasiswaan, komunitas, maupun ormas dan lain-lainnya, kini penggalangan dana juga dilakukan hampir seluruh sekolah yang berada di Kota Ledre.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Siswa-siswi MTS Islamiyah Temayang Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (6/9/2018). Ratusan siswa yang terdiri dari kelas tujuh sampai kelas sembilan itu menunjukan kepeduliannya untuk membantu ataupun meringankan korban gempa dengan menyisihkan uang sakunya.

Selain untuk meringankan korban gempa dan sunami, aksi penggalangan dana ini juga bertujuan untuk melatih kepedulian para siswa dengan sesama. Bahkan guru yang mengajar pun ikut menyisikan uang, guna memberi contoh kepada siswa dan tentunya meringankan masyarakat yang menjadi korban gempa dan sunami.

"Kita harus menyontohkan kepada siswa dan siswi sejak dini, agar mereka semakin peka dengan lingkungan dan sesama," terang Ketua Kurikulum MTS Islamiyah Temayang, Yanto.

Sebelum melakukan aksi penggalangan, para guru beserta siswa dan siswi terlebih dahulu melakukan sholat ghaib dan mendoakan para korban agar selalu tabah menghadapi cobaan yang sedang berlangsung. Sementara itu dana yang terkumpul, ke depannya akan diberikan kepada Kementrian Agama Kabupaten Bojonegoro untuk disalurkan kepada para korban di Sulawesi tengah.

"Semoga apa yang kita berikan paling tidak bisa mengurangi sedikit beban saudara kita yang berada di sana walaupun itu hanya sedikit saja," lanjutnya.

Sementara itu, aksi penggalangan dana juga dilakukan oleh Siswa-siswi MI NU Unggulan 'Wali Songo' Kecamatan Sumberejo. Aksi penggalangan dana sejak beberapa hari yang lalu tersebut sudah terkumpul hingga Rp21.904.000 dari para siswa-siswi dan masyarakat sekitar.

"Dari siswa dan Orang tua wali siswa terkumpul Rp.11. 795.000, sedangkan dari masyarakat sekitar terkumpul Rp.10.109.000," ungkap Kepala Sekolah MINU Unggulan Walisongo, Mariyanto.

Pria yang juga sebagai Sekretaris MWC NU Sumberejo itu sangat terkejut kepada masyarakat ataupun orang tua para wali murid yang berupayan untuk membantu para korban. Sebab, antusiasme para siswa untuk membantu meringankan korban di Sulawesi Tengah sangat besar, sampai tidak jajan demi diberikan kepada mereka yang tertimpa bencana, begitu pula orangtua siswa dan masyarakat yang berbondong- bondong untuk memberikan bantuan berupa uang pakaian layak pakai, mie instan, bahkan beras dan sebagainya.

"Hal ini sebagai bentuk upaya kita, untuk memupuk rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dan kemanusiaan kepada saudara kita yang sedang tertimpa musibah" lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Dirinya juga berharap dengan tetap dibukanya buka posko di MINU Wali Songo dapat selalu bermanfaat bagi saudara kita di Palu dan sekitarnya. Pasalnya hingga sampai saat ini untuk donasi dalam bentuk uang dan makanan pokok masih dibuka, sedangkan untuk donasi bentuk pakaian sudah ditutup.

"Selanjutnya logistik yang terkumpul disampaikan kepada PC Maarif NU Bojonegoro dan juga PC LAZIZNU Bojonegoro, yang kemudian diteruskan sampai pusat," tutup Mariyanto.[din/ito]

Tag : palu, donggala


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat