18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   06:00 . Terima Kasih atas Dukungannya   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |   22:45 . Kue Ulang Tahun untuk Sang Bunda   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 08 October 2018 10:00

Peringati Haul, Ponpes Assalafiyyah Temayang Adakan Pengajian

Peringati Haul, Ponpes Assalafiyyah Temayang Adakan Pengajian

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Dalam rangka memperingati haul pertama, romo kyai Muntasir Ahmad, Pondok pesantren (Ponpes) Assalafiyyah Desa Belun Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro mengadakan pengajian umum, di halaman Ponpes setempat, Minggu (7/10/2018) malam.

Setidaknya ada ribuan jemaah yang mendengarkan ceramah tersebut, tidak hanya warga setempat tapi juga tetangga desa di Kecamatan Temayang. Termasuk forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimca) dan perangkat desa belum termasuk Kepala Desa Belun.

"Kematian itu bisa datang setiap saat, tanpa disangka-sangka karena kematian itu pasti. Mesterius problem," kata KH. Hisyam Syafa'at pengasuh Ponpes Darussalam Blok Agung Banyuwangi saat mengisi ceramah.

Gus Hisyam, salah satu kyai karismatik di Jawa Timur itu menyampaikan banyak hal selain mengingatkan kematian. Termasuk peran santri dalam mensyiarkan islam kepada masyarakat, sebagai amar ma'ruf nahi mungkar.

"Untuk itu mengoptimalkan peran lebih jebolan atau tamatan pondok pesantren di era milenial," pesannya.

Sementara itu pengasuh Ponpes Assalafiyyah, yang diwakili Muhadi menuturkan, tantangan santri kedepan saat ini semakin berat. Sehingga perlu membekali dengan berbagai ilmu yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Tantangan tentang kualitas seorang santri menghadapi tantangan zaman. Jadi santri harus serba bisa dan memecahkan masalah dalam bentuk apapun, salah satunya masalah sosial yang saat ini terjadi di sekitar kita," pungkasnya Kyai Muhadi. [ito/mu]

Tag : ponpes salafiyah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat