21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |   16:00 . SKK MIGAS Jabanusa Gelar Forum Operasi 2019 Road to Giant Discovery   |   15:00 . AJI Bojonegoro Gelar Seminar Publik SJSN   |   14:00 . Zona Tengah Dominasi Kejahatan Hutan di Bojonegoro   |   13:00 . Kalianyar Ikut Lomba Desa Berseri Tingkat Provinsi   |   12:00 . KPUK: Baru 5 Kecamatan Setor Hasil Rekapitulasi   |   11:00 . Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Meninggal, Satu Dirawat   |   09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 09 October 2018 11:00

Diduga Salah Paham, Dua Warga Tambakrejo Saling Bacok

Diduga Salah Paham, Dua Warga Tambakrejo Saling Bacok

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Peristiwa mencekam terjadi di Kecamatan Tambakrejo, tepatnya Dusun Kaliaren, Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya dua warga setempat saling bacok yang diduga adanya salah faham, sehingga keduanya harus dilarikan ke RSUD Padangan.

Informasi yang dihimpun blokBojonegoro.com menyebutkan, kejadian bermula seperti yang disampaikan ibu-ibu yang sedang menunggu anaknya mengaji di masjid. Berawal dari SP lewat depan rumah SM, yang keduanya beralamat di RT.10/RW.01 Dusun Kaliaren.

Waktu itu SP mengendarai sepeda motor lewat depan rumah, Sumiran. Saat melintas apakah disengaja atau tidak, SM melempar batu ke arah jalan dan mengenai SM. Merasa tidak terima, SP pulang lalu mengambil pedang dan berjalan di depan rumah SM.

Tetapi setelah ditenangkan, istri dan anaknya, SP akhirnya mengurungkan niatnya untuk berkelahi. Setelah itu, SM gantian mengambil pedang, lalu menantang SP dan terjadilah pertengkaran antara keduanya.

Akibat perkelahian tersebut, SP mengalami luka di bagian tangannya akibat sabetan pedang SM dan sekarang dirawat di RSUD Padangan. Sementara SM yang juga luka memar karena pukulan tangan dirawat di Puskesmas Taji. Kasusnya masih di selidiki pihak Polsek Tambakrejo.

Kapolsek Tambakrejo, AKP Muhtarom membenarkan perkelahian tersebut. Namun pihaknya masih menyelidiki kasusnya dengan melakukan pemanggilan terhadap para saksi. Untuk korban dan pelaku, SM dan SP karena perkelaian satu lawan satu sama-sama disangkakan.

"Korban atau pelaku belum bisa dimintai keterangan. Diduga kesalahpahaman," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : Bacokan, padangan, tambakrejo, malingmati

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more