22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |   11:00 . Gelar Turnamen Voli, BEM Unigoro Gandeng 3 Kabupaten   |   10:00 . Caleg Stres Kalah Pemilu, BPJS Siap Ongkosi Biaya Berobat   |   08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 09 October 2018 18:00

Jadi Jukir Perempuan, Ini Suka Dukanya

Jadi Jukir Perempuan, Ini Suka Dukanya

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Pekerjaan sebagai seorang  petugas parkir yang biasanya disebut sebagai juru parkir (Jukir) indentiknya dilakukan oleh seorang laki-laki. Namun, di era kesetaraan gender saat ini, tampaknya tidak menjadi permasalahan jika perempuan menjadi seorang petugas parkir.

Perempuan yang satu ini meski menjadi seorang petugas parkir tetap merasa nyaman. Perempuan cantik tersebut bernama Trio Rina, perempuan berasal dari Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Perempuan yang akrab disapa Rina ini, mengaku senang dalam menjalankan pekerjaannya menjadi seorang petugas parkir. Alasannya simpel, sebagai Jukir dia bisa berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

"Setiap hari bertemu dengan orang yang berbeda jadi berkomunikasi dengan orang yang berbeda, tentunya bisa banyak yang dikenal," ujar perempuan alumni SMA PGRI 1 Bojonegoro tahun 2010.

Per bulan Januari 2018 lalu, dia resmi bekerja sebagai petugas parkir, dari hasil seleksi hanya Ia dan temannya yang akrab disapa Mei, yang saat ini menjadi petugas parkir di Jalan Diponegoro.

"Waktu itu ada lowongan petugas parkir di Dinas Perhubungan, saya daftar alhamdulilah saya lolos. Jadi hanya dua saja petugas parkir perempuannya," terang perempuan petugas parkir di wilayah Jalan Mastumapel, Bojonegoro atau depan Kantor Pos Bojonegoro itu.

Meskipun menjadi seorang petugas parkir, keluarga tercintanya tetep mendukungnya dan keluarga juga merasa bangga.

"Keluarga dan suami sangat mendukung karena pekerjaan ini juga halal. Kalau suami kerja di pabrik di Surabaya biasanya seminggu pulang satu kali," tuturnya perempuan yang dulunya pernah bekerja sebagai bagian administrasi di salah satu perusahaan di Kabupaten Bojonegoro itu.

Sedangkan yang menjadi tantangan saat bekerja di jalan seperti itu, harus dia hadapi dengan mental yang kuat. Apalagi ketika bertemu dengan seseorang yang berpikiran negatif saat mendekati orang yang sedang parkir.

"Padahal mendekat mau menyeberangkan tapi dikira mau minta ongkos parkir. Jadi saya juga harus tahan mental supaya tidak ada yang tersinggung. Kadang ada juga yang memberi tapi tidak saya terima karena plat nomor Bojonegoro. Kalau sekarang sudah biasa mendekati hal demikian," ungkapnya.

Ia juga senang pasalnya meski bekerja sebagi petugas parkir yang tentunya akrab dengan polusi dan panas matahari, karena dari situ Ia mendapatkan keluarga baru, menjadi banyak teman, serta banyak kenalan.

"Temennya banyak, tukang becak, penjual keliling, dan yang lainnya. Bahkan ada juga yang sampai menggap saya anak," pungkasnya. [ani/lis]

 

Tag : jukir, perempuan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more