16:00 . Ganti Nama, P3A Kini Jadi P2TP2A   |   15:00 . Kunker, Pemkot Tasikmalaya Belajar Pengelolaan Pasar   |   14:00 . Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat   |   13:00 . SDN MT Ikuti Lomba Budaya Mutu   |   12:00 . Musim Hujan, 50 Embung Bakal Ditabur Benih Ikan Tawes dan Nila   |   11:00 . Dugaan Pungutan di SMAN 1 Bojonegoro, ini Kata Kepala Cabdindik   |   10:00 . Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI Kunjungi Bojonegoro   |   09:00 . Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna   |   08:00 . Lebih Dekat dengan SKD saat Tes CPNS, Intip Yuk!   |   07:00 . 5 Adegan Sinetron yang Bertentangan dengan Logika dan Kenyataan   |   22:00 . UNUGIRI Kalahkan UNHASY 6-1 di Liga Futsal Mahasiswa   |   21:00 . Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab   |   20:30 . Haddad Alwi Sihir Masyarakat Bojonegoro dengan Lagu Religinya   |   20:00 . SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi   |   19:30 . Sempat Diguyur Hujan, Ratusan Masyarakat Padati Peringatan HSN   |  
Wed, 24 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 October 2018 14:00

Peserta Pawai Dipastikan Angkat Budaya Lokal Bojonegoro

Peserta Pawai Dipastikan Angkat Budaya Lokal Bojonegoro

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pelaksanaan pawai budaya tahun ini memang berbeda dari tahun lalu, karena setiap peserta wajib mengangkat tema budaya lokal Bojonegoro, sehingga saat arak-arakan nanti masyarakat bakal disuguhi pertunjukan yang menarik.

Menurut ketua verifikator pawai budaya, Burhanudin, peserta yang ikut pawai budaya hari jadi Bojonegoro tahun 2018 ini memang awalnya mengeluh konsep yang ditentukan, meski begitu panitia terus melakukan pendampingan saat membuat naskah.

"Peserta pawai budaya tahun ini harus benar-benar menyuguhkan tema yaitu adat atau budaya lokal Bojonegoro," terang pria yang akrab disapa Joe.

Dari puluhan peserta yang mendaftar pawai budaya tidak ada yang ditolak, biasanya peserta hanya kurang dalam membuat konsep naskah pawai.

Maksud dan tujuan mengangkat tema budaya lokal pada pawai kali ini, kata Joe, dimaksudkan agar masyarakat bisa mengetahui bahwa di Bojonegoro kaya akan budaya, terlebih lagi budaya tersebut juga harus mulai diperkenalkan kembali ke masyarakat secara luas.

Diberitakan sebelumnya, pawai budaya tahun 2018 ini, akan diikuti sebanyak 97 peserta mulai dari tingkat PAUD hingga SMA maupun umum. Pelaksanaan pawai budaya akan dimulai tanggal 12 Oktober untuk peserta PAUD, 13 Oktober untuk SD/MI/SMP/MTs dan untuk Minggu 14 Oktober untuk pawai jenjang SMA/SMK/MA dan Umum. [saf/mu]

Tag : pawai budaya

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 October 2018 21:00

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab Sebagai bagian pengenalan jurusan serta menjalin keakraban sesama mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar malam keakraban. Acara yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 21 Oktober hingga...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat