23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |   19:00 . Unik, Warga Klangon Dirikan Gapura Bentuk Garuda Raksasa   |   18:00 . Warga Tulungagung Kibarkan Bendera Rakasasa di Tepi Bengawan Solo   |   17:00 . Totalitas Tari Thengul dan Gemuruh Penonton   |   16:00 . Tari Thengul Tampil Memukau di Istana Negera   |   15:30 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar   |   15:00 . 210 Napi Tak Dapat Remisi   |   14:00 . Napi Dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 4 Orang Bebas   |   13:00 . Banom NU Banjarejo Bagikan Wakaf 1.000 Masker   |   12:30 . Momen Agustusan, Mansabo Kembangkan Potensi Siswa Melalui Lomba   |   12:00 . Banyak Peserta Upacara HUT RI di Alun-alun Bojonegoro Pusing   |   11:00 . Refleksi Hari Kemerdekaan, SLB Putra Harapan Bagi Bendera   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 11 October 2018 18:00

Nuraini Prihatin, Jaksa Pidsus Kejari Bojonegoro

Belajar Karakter Orang dari Setiap Kasus

Belajar Karakter Orang dari Setiap Kasus

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Mempunyai paras cantik adalah idaman bagi semua wanita. Tak terkecuali wanita yang bernama lengkap Nuraini Prihatin yang saat ini menjadi seorang Jaksa Madya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro.

Wanita kelahiran Madiun, 3 Mei 1970 ini selalu terlihat sumringah dalam menjalankan aktifitasnya sebagai seorang Jaksa. Usianya tak muda lagi karena sudah berumur 47 tahun, tapi penampilanya masih terlihat segar bugar.

Dirinya mengaku sudah mengabdikan diri sebagai seorang Jaksa sejak tahun 2000 silam. Tak pelak perkara-perkara hukum sudah sering ia tangani. 

Ibu dua anak ini mangaku awalnya tak terbersit sedikit pun untuk menjadi Jaksa, karena sebenarnya ingin jadi seorang psikolog. Tapi, jalan Allah berbeda ternyata setelah mencoba ikut tes di Kejaksaan Agung pada tahun 1998 dia dinyatakan lulus. 

"Dulu pingin jadi pegawai bank tapi nggak lolos seleksi, ikut tes Hakim PN di Mahkamah Agung juga nggak lolos, akhirnya ikut tes di Kejaksaan Agung dan Alhamdulillah diterima. Mungkin ini jalan Allah," beber putri dari pasangan Ahmad Talha Sukanto dan Nasika, Kamis (11/10/2018) di Kejari Bojonegoro.

Wanita yang dulu bercita-cita psikolog itu memang mengalir darah seorang Jaksa. Rupanya sang ayah adalah seorang Jaksa di Kejari Madiun.

Sang ayah adalah kelahiran Sampang, Madura dan Ibunya asli Malang, Jawa Timur, perpaduan Jawa-Madura.

Ia menyadari sebagai seorang wanita dan juga Jaksa tidaklah mudah. Sebab, harus bisa membagi peran atara pekerjaan serta kewajiban keluarga.

"Harus pintar-pintar bagi waktu," terang wanita Alumni Fakultas Hukum, Universitas Merdeka Malang tahun 1995 itu.

Kini Nuraini Prihatin berpangkat sebagai Jaksa Madya (IV/a) Di Kasi Pidana Kusus (Pidsus) Kajari Bojonegoro. Menurutnya ada hal yang membuat dirinya bisa bertahan hingga saat ini, adalah saat memeriksa sebuah kasus.

"Ya bisa belajar sifat orang-orang saat melakukan pemeriksaan. Dari situ kan bisa belajar bagaimana karakter masing-masing orang," tuturnya sembari senyum.

Saat ini dirinya berdomisili di Kota Ledre. Ia mengakui karakter orang Bojonegoro berbeda dengan Madura. Sebab, meski kelahiran madiun, dirinya setelah lulus dari Taman Kanak-kanak (TM) hidup dan besar di Madura.

"Orang Madura terbuka keras tapi orang Bojonegoro luwes. Ya saya dapat suami di Bojonegoro jadi betah tinggal di sini," ujarnya. [top/lis]

Tag : profil, kejari

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat